Beranda /Berita /Kategori

Pai Pns Kecamatan Panjang Balam Berikan Kajian Q.S Taha Ayat 114-124

Penyuluh Agama Islam (PAI) Pegawai Negeri Sipil (PNS) Kecamatan Panjang Kota Bandar Lampung, Drs. H. Sutino, memberikan Bimbingan dan penyuluhan pada jamaah Masjid Hidayatus Sholihin, Jumat malam sabtu, 28 April 2017. Acara ini diikuti oleh Jamaah sekitar 100 orang. Dalam kesempatan ini Sutino mengambil Pokok kajian : Qs. Thoha : 119 - 124.

Dalam materinya, Sutino menjelaskan bahwa Surah Ta Ha (Arab: ?? , T?-H?, "Ta Ha") adalah Surah ke-20 dalam Al-Qur'an. Surah ini terdiri atas 135 ayat dan termasuk golongan surah Makkiyah. Ta Ha,Tidaklah Kami menyampaikan Al-Quran kepadamu supaya kamu berduka cita; melainkan sebagai sebuah peringatan untuk orang yang gentar; Wahyu dari Yang menciptakan bumi beserta langit yang tinggi.

Lebih lanjut Sutino menambahkan bahwa pada ayat 113-127 menjelaskan Dan demikianlah Kami mengirimkan sebuah bacaan yang Arab dan Kami telah menjelaskan secara berulang kali; berbagai ancaman di dalamnya agar mereka bertakwa atau hal demikian menimbulkan kesadaran diri mereka; maka betapa Maha Luhur Allah, Sang Raja, Yang Mutlak, maka jangan tergesa-gesa terhadap Al-Quran sebelum pewahyuaannya terpenuhi kepada dirimu, serta katakanlah: "Wahai Tuhanku, tambahkan Ilmu kepada diriku".

Dan sebelumnya telah Kami ikat perjanjian kepada Adam, maka ia terlupa, dan tidak Kami dapati keteguhan diri pada dirinya bahwa tatkala Kami berkata kepada para malaikat: "rendahkan diri terhadap Adam," maka mereka merendah diri, terkecuali iblis, ia membangkang; kemudian Kami berfirman: "Wahai Adam, sungguh ia adalah musuh terhadap kamu juga terhadap istrimu, maka jangan sampai ia menyingkirkan kalian berdua dari Surga, yang kelak dapat menyengsarakan kalian sebab kamu takkan kelaparan di tempat itu, serta kamu takkan telanjang, serta kamu takkan merasa dahaga juga kamu takkan ditimpa terik matahari di tempat itu". Kemudian setan merayu orang itu, sambil berkata "Wahai Adam, maukah kuperlihatkan kepadamu pohon keabadian beserta kerajaan yang takkan lenyap?" lalu keduanya memakan bagian dari pohon itu sehingga ketelanjangan keduanya terlihat dan mulailah keduanya menutupi diri mempergunakan dedaunan Surga, bahwa Adam telah bertindak durhaka terhadap Tuhan, serta orang itu telah terperdaya kemudian Tuhannya mengasihani orang itu maka Dia menerima taubatnya serta Dia memberi Bimbingan. Allah berfirman: "Turunlah kalian berdua secara bersama-sama dari Surga, sebagian kalian merupakan musuh terhadap sebagian lain; maka apabila Bimbingan dariKu telah tersampaikan lalu barangsiapa yang menuruti BimbinganKu itu, ia takkan sesat dan ia takkan sengsara.

Sedangkan barangsiapa yang berpaling terhadap peringatanKu maka sungguh penghidupan sukar untuk dirinya, serta Kami akan menghimpunkan orang itu pada Hari Kebangkitan dalam keadaan buta" orang tersebut berkata: "Wahai Tuhanku, mengapa Engkau menghimpunkan aku dalam keadaan buta, padahal dahulunya aku adalah seorang yang melihat?" Dia berfirman "Demikianlah, sebab telah tersampaikan kepada dirimu, ayat-ayat Kami tetapi kamu mengabaikan hal-hal demikian, oleh sebab itu pada hari ini kamu pun diabaikan." bahwa demikianlah Kami membalas orang yang zalim juga yang tidak mengimani ayat-ayat Tuhannya; sungguh Azab di Akhirat lebih menyakitkan serta kekal.

Selanjutnya maka tidakkah menjadi petunjuk bagi mereka, betapa banyak umat yang Kami punahkan sebelum mereka, padahal mereka menduduki di tempat tinggal umat-umat tersebut? sungguh dalam hal yang demikian itu terdapat bukti-bukti bagi orang yang berakal; bahwa sekiranya tiada suatu Ketetapan dari Allah yang telah diberlakukan atau tiada batas yang telah ditentukan, pastilah keadaan yang serupa telah melanda mereka pula.(gie)

 

Tinggalkan Komentar