Rabu, 9 Agustus 2017, 13:29

SILATURAHMI PARA TOKOH MASYARAKAT, AGAMA DAN SARASEHAN DI KAB.TANGGAMUS

Tanggamus ( Inmasa )-- Majelis Ulama Indonesia ( MUI ) Kabupaten Tanggamus yang di ketuai oleh KH.Makmun Syirad, LC hari ini rabu 9/8/2017 mengadakan kegiatan semacam sarasehan antara tokoh-tokoh masyarakat, agama yang dilaksanakan di gedung pertemuan Serumpun Padi membahas tentang RADIKALISME, acara yang di hadiri oleh PLT Bupati Tanggamus Drs.H.Samsul Hadi, M.Pd.I beserta jajarannya dan juga ketua MUI Provinsi Lampung KH.Khairuddin Tahmid yang sekaligus di daulat menjadi Narasumber pada acara tersebut, dari dari Kementerian agama di hadiri oleh Penyelenggara Syari'ah Sugiono,S.Ag.

Acara yang di buka oleh Drs. H Samsul Hadi, M.Pd.I sepatah kata pun disampaikan oleh beliau yang mengatakan bahwa pada saat sekarang ini faham Radikalisme semakin subur tumbuh dan berkembang hal ini di sebabkan ketidak percayaan ummat terhadap peamerintah, untuk itu kita sebagai masyarakat wajib untuk memberi masukan kepada orang-orang yang mearsatidak puas ataskepeminpinan saat ini. demikianlah kata-kata dari beliau, untuk lebih lanjut pembahsan tentang Radikalisme dilanjutkan oleh ketua MUI Provinsi.

KH. Khairun Tahmid memberi penjelasan tentang apa itu Radikalisme yaitu suatu paham aliran radikal dalam politik, paham atau aliran yang menginginkan perubahan atau pembaharuan dalam sosial dan politik dengan cara kekerasan atau drastis, sikap ekstrin dalam aliran politik. dalam suatu contoh yang terjadi yaitu BOM Bali, nah apakah Islam mengajari hal yang demikian, tentu saja tidak karenahal itu tidak dibenarkan, adapun yang menjadi penyebad munculnya Radikalisme adalah Faktor Pemikiran, faktor Ekonomi, Faktor Politik,Faktor Sosial,Psycologis,dan Faktor pendidikan.Radikalisme dapat timbulkan oleh Pendidikan yang salah terutama pendidikan Agama yang Sensitif,karena pendidikan agama" amal makrup nahi mungkar "namun dengan pendidikan yang salah akan menjadi amal mungkar" dan tidak sedikit orang-orangyang terlibat dalam terorisme justru dari kalangan yang berpendidikan umum yang hanya mempelajari ilmu agamanya hanya sedikit yang kebenaran pemahamannya belum tentu dapat dipertanggung jawabkan, inti dari penjelasantersebut bahwa banyak faktor yang dapat menyebabkan orang termasuk didalam keradilannya.

demikian penjelasan dari Ketua MUI Provinsi semoga para hadirin dapat mengambil hikmah dari acara tersebut. # Er/Sry#

Berita Lainnya
Rabu, 13 Desember 2017, 11:56

Pembinaan Penyuluh Agama Islam ( PAI ) NON PNS Kabupaten Tulang Bawang Barat

Selasa, 12 Desember 2017, 23:24

Pokjawas Lampung Timur Kawal Kemajuan Saka Amal Bhakti

Selasa, 12 Desember 2017, 21:24

POKJAWAS Lampung-Timur Evaluasi Pelaksanaan PAS

Selasa, 12 Desember 2017, 17:50

KAKANKEMENAG DAN KASUBBAG TU KANKEMENAG LAMPUNG UTARA HADIRI ACARA MAULID NABI MUHAMMAD SAW

Selasa, 12 Desember 2017, 17:48

MENYAMBUT HAB KE-72, KEMENAG LAMPUNG UTARA BERSIHKAN 1000 MASJID