Kamis, 12 Oktober 2017, 12:37

Operator SIMKAH KUA Kec. TkT Balam : 3 Amalan Penghapus Dosa dan Pengangkat Derajat

Balam (Inmas) -- Setiap hari, manusia tidak akan luput dari perbuatan dosa dan maksiat. Dosa manusia bagaikan minyak yang menempel. Semakin banyak dan terus ditumpuk, tentu akan sulit dibersihkan. Begitu pun dengan dosa. Semakin ditumpuk, jiwa kita akan semakin rusak. Semakin rusak, jiwa kita akan jauh dari Allah, Sang Pencipta.

Namun Allah subhanahu wa taala Maha Pengasih dan Maha Penyayang. Meskipun setiap hari manusia melakukan dosa, akan tetapi Allah memberikan jalan bagi umatnya untuk memperbaiki diri dan menghapus dosa-dosanya sehingga derajat kita akan terangkat di hadapan-Nya.

Hal ini disampaikan oleh Operator Sistem Informasi Manajemen Perkawinan (SIMKAH), Wiwin Darwin, S.H.I pada Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Tanjung Karang Timur yang berkesempatan memberikan Kuliah Tujuh Menit (Kultum) Pagi dikantornya, Kamis (12/10) di KUA setempat.

Lebih lanjut, Wiwin memaparkan bahwa Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam, telah memberitahukan jalan bagi umat Islam untuk memperbaiki diri, di antaranya adalah tiga amalan dalam sabdanya yang artinya "Maukah kalian aku beritahukan amalan yang dengannya akan menghapus dosa-dosa dan mengangkat derajat? Para sahabat menjawab: mau wahai Rasulullah. Beliau bersabda: menyempurnakan wudhu di saat yang sulit, banyak melangkah menuju masjid, dan menunggu sholat setelah sholat, itulah ribath (perjuangan) (HR.Muslim)."

Amalan Penghapus Dosa dan Pengangkat Derajat antara lain Pertama, Menyempurnakan Wudhu di Saat yang Sulit. Wudhu menurut bahasa artinya bersih dan indah. Sementara menurut syariat artinya membersihkan anggota wudhu untuk menghilangkan hadats kecil. Menyempurnakan wudhu berarti melakukan wudhu yang disertai dengan memperhatikan rukun dan sunnah wudhu. Bila disesuaikan dengan konteks hadits di atas, saat sulit itu contohnya ketika malam hari, saat kita mengantuk, dalam keadaan dingin, lalu kita bangun pada sepertiga malam tersebut untuk berwudhu dan melaksanakan sholat.

Kedua, Perbanyak Melangkah Menuju Masjid. Berjalan menuju Rumah Allah dan memakmurkannya adalah amal yang mulia. Abu Hurairah ra. Berkata, Nabi Muhammad salallahu alaihi wasalam bersabda, Barangsiapa bersuci di rumahnya, lalu berjalan ke satu masjid untuk menunaikan satu shalat fardhu, maka satu langkahnya menghapus dosa dan satu langkah yang lain menaikkan derajatnya. (HR. Muslim)

Dan terakhir, Menunggu Sholat setelah sholat. Suatu keutamaan jika kita yang memiliki waktu luang dan tidak ada kebutuhan di luar masjid untuk tetap duduk di dalam masjid sambil menunggu datangnya waktu sholat berikutnya. Amalan tersebut memiliki keutungan yang besar di sisi Allah.

Rasulullah shallallaahu alaihi wa sallam bersabda: Barangsiapa duduk di masjid dalam rangka menunggu shalat maka dia terhitung dalam keadaan shalat. (HR. an-Nasai dan Ahmad dengan sanad hasan dari sahabat Sahl bin Sad as-Saidi radhiyallahu anhu). Salah satu contoh ibadah ini misalnya setelah sholat Maghrib berjamaah tetap duduk berdzikir atau berdoa atau mengikuti kajian ilmu sambil menunggu didirikannya sholat Isya.

Maha Besar Allah yang telah banyak memberikan kesempatan kepada umatnya untuk memperbaiki. Semoga kita semua bisa diberikan taufiq-Nya agar senantiasa bisa menjalankan ketiga amalan penghapus dosa tersebut.(gie/sry)

Berita Lainnya
Selasa, 17 Oktober 2017, 14:08

Seksi Penmad Gelar Rapat Persiapan UNBK

Selasa, 17 Oktober 2017, 13:51

Kusno : Muslim dilarang mencela waktu dan masa

Selasa, 17 Oktober 2017, 13:38

Kakankemenag Balam Hadiri Pisah Sambut Kepala Kemenag Lamteng

Selasa, 17 Oktober 2017, 13:24

Kemenag Lampung Timur Sambut Penetapan Lampung Timur Sebagai Daerah Layak Anak

Selasa, 17 Oktober 2017, 10:26

KKRA Kab. Lampung Tengah Gelar Kurtilas