Kamis, 4 Januari 2018, 12:05

H. Sedarno Briefing Tenaga Honorer

Tubaba (Inmas) -- H. Sedarno, S.Pd selaku Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tulang Bawang Barat, Kamis, 4 Januari 2018 di ruang kerjanya memberikan arahan, dan harapan sekaligus nasehat, kepada 13 tenaga Honorer, yang telah diawali dan dibuka oleh Kasubbag TU Efrizon Anwar, S.Ag.MH, yang diikuti juga oleh Siti fadilah S.H.M.Pd.I dari Bagian Umum dan Rohmadi S.Pd.I dari bagian Urusan Kepegawaian.

Di awal tahun 2018, dalam kurun waktu kurang lebih 6 bulan ini dalam kepemimpinannya Sedarno terus mengoptimalkan kinerja semua unsur di setiap lini di Kemenaterian Agama yang dipimpinnya. Beberapa hal yang selalu diharapkannya di setiap kesempatan adalah Kedisiplinan, kejujuran dan kerajinan, dan lebih tidak kalah penting yang dalam penilaian juga pemantauan Beliau itu adalah soal Kehadiran. Menurutnya, ke empat hal itu merupakan modal bagi setiap ASN dan tenaga honorer dalam melaksanakan tugasnya, itulah bentuk loyalitas kepada Pimpinan.

Terkait hal itu Kakankemenag memberikan pencerahan dan beberapa penegasan kepada seluruh tenaga honorer, yang selama ini bekerja di Kementerian Agama Kabupaten Tulang Bawang Barat. Kepada seluruh tenaga honorer yang berjumlah 13 orang, beliau secara tegas mewajibkan para tenaga honorer untuk menunjukkan sikap jujur dan rajin dalam melaksanakan tugas di kantor. Ia mengatakan bahwa, tenaga honorer wajib mengefektifkan kerja dan kinerja sesuai dengan uraian tugas yang telah ditetapkan oleh Sub Bagian Tata Usaha, dan harus menjunjung tinggi dan mengutamakan rasa kebersamaan, Imbuhnya.

Ditambahkan, tenaga honor harus tahu membedakan dirinya dengan Pegawai Negeri Sipil, dan tidak boleh menunjukkan perilaku seolah-olah Pegawai Negeri Sipil.

Yang harus dipahami apa arti dan makna Honorer, Honorer atau Tenaga Suka Rela itu sama dengan pegawai sementara dan sewaktu-waktu dapat diberhentikan tanpa pemberitahuan sebelumnya kepada yang bersangkutan, tegasnya. Lebih lanjut beliau menyampaikan akan tetapi selama semua honorer masih dan sanggup bekerja dengan baik, menjunjung tinggi rasa kebersamaan, tanpa adanya kelompok-kelompok tersendiri sesuai dengan pantauannya, selalu bertanggung jawab terhadap tugas yang telah diberikan oleh pimpinan untuk dilaksanakan, tidak akan pernah terjadi yang namanya pemberhentian terkecuali ada surat poengunduran diri dari yang bersangkutan dengan alasan mungkin mendapatkan pekerjaan yang lebih baik dan mapan, walaupun nasib pegawai dan honorer, ada di tangan pimpinan, karena yang berwenang untuk memberhentikan tenaga honorer merupakan hak prerogatif pimpinan,

Terkait sikap dan perilaku honorer, secara tegas beliau meminta kepada honorer untuk menunjukkan perilaku jujur dan rajin dalam melaksanakan tugasnya. Lanjutnya, setiap honorer wajib untuk berinisiatif melakukan sesuatu dan mengatakan apa yang sesungguhnya. Selain itu, mewajibkan seluruh honorer untuk menjaga kebersihan di lingkungan kantor, pungkasnya..(fadilah/ijal)

Berita Lainnya
Selasa, 18 September 2018, 15:38

Seksi Bimas Islam Kemenag Kota Bandar Lampung Adakan Binwin Tahun 2018

Selasa, 18 September 2018, 14:07

Kasi Bimas Islam Gelar Rakor Bersama Penyuluh PAI

Selasa, 18 September 2018, 14:00

Kemenag Kota Metro Suport Program Kerja Polri

Selasa, 18 September 2018, 13:25

60 Catin Ikuti Binwin Kecamatan Kedaton Tahun 2018

Selasa, 18 September 2018, 13:05

Antusiasme Calon Pengantin Ikuti Bimbingan Perwakinan Kemenag Kota Bandar Lampung