Kamis, 7 Juni 2018, 11:34

Pembinaan dan Sosialisasi Petunjuk Teknis Tunjangan Profesi Guru PAI Tahun 2018

Gunung Sugih (Inmas) -- Pembinaan dan sosialisasi juknis tunjangan profesi guru PAI tahun 2018 dilaksanakan di Aula Kemenag Kab. Lampung Tengah pada tanggal 7-8 Juni 2018. Peserta sosialisasi ini terdiri dari pengawas pendidikan agama islam tingkat TK/SD, pengawas PAI tingkat SMP/SMA/SMK, guru PAI PNS dan guru PAI non PNS. Peserta dibagi dua angkatan, yaitu angkatan I terdiri dari 278 peserta dan angkatan II terdiri dari 305 peserta, sehingga jumlah total peserta secara keseluruhan yaitu 583 peserta. Beberapa hal penting yang disampaikan dalam kegiatan ini diantaranya yaitu Perdirjen Pendis Nomor 6871 Tahun 2017 tentang pencairan tunjangan profesi guru PAI tahun 2018. Kegiatan ini dilaksanakan secara sederhana karena tidak diakomodir dalam DIPA Seksi Pendidikan Islam Kemenag Lampung Tengah, dibuka oleh Kepala Kankemenag, Drs. H. Jamaludin, M.M., yang memberi arahan kepada para guru bahwasanya data-data guru harus valid, sehingga tidak menimbulkan masalah. No Gratifikasi No Pungli, slogan Kemenag ini harus kita realisasikan, jangan hanya Lips Service. Pencairan dana bantuan dan tunjangan profesi guru ini tidak ada potongan dalam bentuk apapun dari aparat Kemenag maupun pihak lain kecuali bagi guru PNS dipotong pajak. Semuanya menjadi hak penerima bantuan dan tunjangan serta berikan sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku,tegasnya. Semoga dengan adanya tunjangan profesi guru ini selain meningkatkan kesejahteraan guru juga akan meningkatkan kompetensi, motivasi, profesionalisme dan kinerja guru, tutupnya.

Sementara itu, Kasi Pendidikan Agama Islam, H. Mujamil, S.Ag., memaparkan bahwa peserta yang hadir dalam kegiatan ini ada 583 peserta terdiri dari 53 orang non PNS, 1 orang Inpassing, 24 orang Pengawas dan 505 orang PNS. Lanjutnya, informasi terkait keterlambatan penyaluran dana tunjangan profesi guru pada triwulan I tahun 2018 itu disebabkan karena ada perubahan penempatan anggaran, yang semula anggaran TPG pada DIPA Kantor Wilayah Kemenag Propinsi dialihkan ke Kankemenag kabupaten/kota. Perubahan tersebut disebabkan karena mengikuti petunjuk teknis tahun 2018. Lanjutnya, Mujiamil menyampaikan data longlist sertifikasi guru tahun 2018 diantaranya data guru honor yang belum sertifikasi harus mengikuti Pendidikan profesi guru (PPG). PPG harus ditempuh selama 1-2 tahun setelah seorang calon lulus dari program sarjana kependidikan maupun non sarjana kependidikan. PPG merupakan program pengganti akta IV yang tidak berlaku muali tahun 2005. Sebagai tambahan informasi, bahwa kebenaran atas data longlist hanya bisa dilakukan oleh admin kemenag kabupaten/kota dan info tentang PPG diharapkan bisa diakses melalui informasi resmi.

(Admin. Edw/Nsy /Obt/ijal)

Berita Lainnya
Kamis, 14 Juni 2018, 14:50

KASUBBAG TU KANKEMENAG HADIRI PENDISTRIBUSIAN ZAKAT DAN INFAQ BAZNAS LAMPUNG UTARA TAHUN 2018

Selasa, 12 Juni 2018, 14:34

Di Penghujung Ramadhan, MA Ma’arif NU 5 Sekampung Santuni Anak Yatim dan Kaum Dhuafa

Senin, 11 Juni 2018, 16:13

MA Ma’arif NU 5 Sekampung Berbagi Takjil Gratis

Senin, 11 Juni 2018, 15:16

MA Ma’arif NU 5 Sekampung Sukses Gelar Buka dan Sahur Bersama

Senin, 11 Juni 2018, 14:45

MA Ma’arif NU 5 Sekampung ajak Masyarakat agar Jangan Berhenti Berburu Malam Lailatul Qadar