Senin, 11 Juni 2018, 15:16

MA Ma’arif NU 5 Sekampung Sukses Gelar Buka dan Sahur Bersama

Suasana Buka Bersama di Masjid Al Iman Sidodadi

Lampung Timur(Inmas) --Tak terasa waktu terus bergulir. Saatnya hadir bulan penuh rahmat, bulan Ramadhan. Momentum ini selalu kita tunggu bersama. Tak hanya menyajikan kehangatan berbuka puasa atau kekhusyukan berpuasa, bulan ini menjadi saat yang tepat untuk berbagi kedamaian dan kebahagiaan.

Salah satu cara sederhana menciptakan dan melestarikan kedamaian adalah dengan berbuka puasa bersama. Tradisi ini sudah sangat dikenal oleh masyarakat. Selain menjadi salah satu kesempatan untuk mengumpulkan sanak saudara, buka puasa bersama juga merupakan ajang silaturahmi dan berbagi kebahagiaan. Di sini, kita bisa saling tertawa dan bercanda setelah satu hari mengalahkan hawa nafsu.

Menurut Sarif, Bj Pembina OSIM MA Maarif NU 5 Sekampung saat menjelang berbuka puasa bersama di Masjid Al Iman Sidodadi, Sekampung Lampung Timur (06/06) dengan berbuka puasa bersama, kita juga dapat mendapatkan semangat untuk melanjutkan ibadah puasa kita keesokan harinya. Semangat buka bersama bersama orang-orang tercinta menjadi bekal untuk mengalahkan hawa nafsu dan semakin banyak berbagi berkat di bulan yang penuh berkah.

Acara buka puasa bersama ini merupakan program pengurus OSIS dan Pramuka MA Ma'arif NU 5 Sekampung setiap bulan Ramadhan, dengan dikemas berbagai macam kegiatan, diantara : Tadarus Al Quran, Pengabdian Masyarakat, Menyantuni anak yatim dan kaum dhuafa, dan Bersilaturrahmi dari desa satu ke satunya.

Dalam pelaksanaannya, di mulai dengan bakti sosial di lingkungan Masjid/Musola/TPA/Pondok Pesantren, solat berjamaah, tadarus Al Quran, buka bersama, dilanjutkan dengan solat isya dan tarawih serta witir, kemudian setelah itu diadakan Pengajian, sebagai petugas mulai dari pembawa acara, qori, dan kultum adalah para siswa-siswi MA Maarif NU 5 Sekampung.

Sarif, Bj menambahkan juka kita cermati tradisi ini juga memiliki manfaat bukan hanya bagi peserta buka puasa bersama namun juga bermanfaat bagi orang lain. Adanya ajang kumpul-kumpul mestinya dimanfaatkan pula untuk membuka jalan dalam berlomba-lomba dalam kebaikan dengan kegiatan ibadah secara kolektif, seperti mengumpulkan zakat dan menyalurkannya ke wadah yang membutuhkannya misalnya.

Dengan demikian, kegiatan ini sangatlah bermanfaat dan diharapkan bisa terus eksis dan kualitasnya ditingkatkan dan dinikmati jamaah dalam skala yang lebih luas, pungkasnya.(Hasbu/Sarif, Bj/sry)

Berita Lainnya
Jumat, 16 November 2018, 09:28

ASN Kemenag Metro Terapkan Jum'at Sehat

Kamis, 15 November 2018, 09:12

Banyak Negara Lain Contoh Penyelenggara Haji Indonesia

Rabu, 14 November 2018, 14:46

Ka.Kan.Kemenag Metro : MTQ Sebagai Pencetak Generasi Islami

Rabu, 14 November 2018, 09:14

MI Mathlaul Anwar Landbaw Kabupaten Tanggamus Raih Peringkat Umum Ke-2 Pada Kegiatan Temu Galang XI Se-Provinsi Lampun

Selasa, 13 November 2018, 14:56

Lamsel Sosialisasi ARD Go Nasional