Senin, 9 Juli 2018, 15:48

Naufal Siswa MTsN 2 Bandar Lampung Raih Perunggu Olimpiade Sains Nasional (OSN) Tahun 2018

Lampung inmas, Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 2 Bandar Lampung kembali toreh prestasi tingkat Nasional. Muhammad Falah Naufal Moelia siswa kelas 8 yang berhasil meraih medali Perunggu pada Olimpiade Sains Nasional (OSN) bidang study IPA Tahun 2018 di Padang Sumatera Barat pada tanggal 1 s.d 7 Juli lalu usai menyisihkan puluhan peserta lainnya dari seluruh Provinsi se Indonesia.

OSN merupakan ajang berkompetisi dalam bidang sains bagi para siswa pada jenjang SD, SMP, dan SMA di Indonesia. Siswa yang mengikuti Olimpiade Sains Nasional adalah siswa yang telah lolos seleksi tingkat kabupaten dan provinsi. Naufal bersama 1 orang rekannya dari SMP Al Kautsar mewakili Provinsi Lampung pada OSN Tahun 2018 setelah menyisihkan puluhan siswa lain yang merupakan ustusan dari Kabupaten/Kota se Provinsi Lampung.

Menurut Kepala MTsN 2 Bandar Lampung Tarmadi, untuk di tingkat Provinsi Lampung Naufal sebenarnya ada di Posisi kedua atau berada di rangking 102 tingkat Nasional, tapi ketika seleksi di tingkat Nasional posisi berubah drastis dimana akumulasi Nilai Naufal ada di peringkat 25.

Sementara itu Naufal mengatakan dirinya tidak menyangka dapat meraih prestasi ini. Karena meskipun ada di kelas unggulan namun dia mengaku bukan termasuk siswa yang pandai hingga masuk rangking 5 besar. Awalnya saya tidak bersemangat dan tidak percaya diri mengikuti kompetisi ini, karena merasa bukan sebagai siswa yang sangat pintar. Tapi setelah dari beberapa try out hasilnya bagus, ditambah dengan pada saat OSN tingkat Kota Bandar Lampung meraih nilai tertinggi akhirnya saya sangat antusias untuk belajar dan bersemangat mengikuti kompetisi ini,Terang sulung dari Pasangan Bapak Maimun Osca dan Ibu Elfilina.

Dikatakan Naufal yang mempunyai cita-cita sebagai dokter spesialis syaraf ini, bimbingan dari Kepala Madrasah dan tim Guru adalah modal utamanya dalam meraih prestasi. Bimbingan dari Bapak Kepala Madrasah dan Bapak/Ibu guru pembimbinglah yang menghantarkan saya pada prestasi ini. Disamping tentunya doa dan restu dari kedua orang tua,Katanya. Mereka (guru pembimbing) setiap saat membantu saya belajar dan menyelesaikan soal-soal latihan,tambahnya.

Meraih medali perunggu pada OSN 2018 naufal mengaku mendapatkan medali dan hadiah uang sebesar 3 juta Rupiah, dan juga uang tunai dari Kepala Madrasah serta pilihan besasiswa yang nilainya mencapai 350 juta rupiah dari berbagai yayasan pendidikan di Indonesia. Ada beberapa yayasan pendidikan yang sudah menawarkan beasiswa pendidikan yang nilainya cukup besar untuk jenjang pendidikan menengah atas. Namun saya belum menentukan beasiswa dari yayasan mana yang akan saya ambil,pungkasnya. (Alifah)

Berita Lainnya
Kamis, 14 Juni 2018, 19:26

Cuaca selalu berawan walau ketinggian 7 derajat hilal tidak terlihat

Kamis, 17 Mei 2018, 14:12

Ratusan Siswa MAN 1 Metro Masuk Perguruan Tinggi Negeri Tanpa Tes

Rabu, 16 Mei 2018, 10:43

Ka. Kanwil : Tebarkan Kedamaian, Jangan Paksakan Hati Nurani

Selasa, 15 Mei 2018, 22:42

Hasil Pemantauan BHR, Hilal tidak terlihat di POB Bukit Glumpai

Senin, 7 Mei 2018, 15:06

Pertama Di Lampung, “Halal Fair 2018” di Gelar Kemenag Kota Bandar Lampung