Selasa, 24 Juli 2018, 13:56

PEMBINAAN DAN PEMANTAPAN KAROM DAN KARU KABUPATEN TULANG ABWANG TAHUN 1439/2018 M

Tulang Bawang, (Inmas) - Kepala Kantor Kemenag Kab. Tulang Bawang dalam Pembinaan dan pemantapan Ketua Regu (Karu) dan Ketua Rombongan (Karom) calon jamaah haji asal kabupaten Tulang Bawang di Aula Kankemenag Tulang Bawang Senin (23/07. Kegiatan ini diikuti oleh 33 orang terdiri dari 7 karom 26 karu se-Kaupaten Tulang Bawang dan juga dihadiri Ka. Sub. Bag Tata Usaha Hj. Eviyana, S.Ag., M.Pd.I dan petugas dari Tim Kesehatan.

Kasi PHU Kankemenag Tulang Bawang Zainal Arifin, S.Ag., M.Pd.I menyampaikan tujuan diadakanya kegiatan ini adalah untuk menyamakan visi antara karu karom dan Tim kloter. Kloter ini tidak akan dapat berjalan maksimal tanpa peran karu dan karom, oleh karena itu Tim kloter ini harus bekerja sama memberi pelayanan terbaik pada jamaah.

Kepala Kantor Kemenag Tulang Bawang dalam sambutannya menyampaikan ketua regu dan ketua rombongan calon jamaah haji atau disebut karu dan karom sangat penting perannya dalam turut menyukseskan penyelenggaran haji karena karu dan karom merupakan ujung tombak pelaksanaan ibadah haji. Budi berpesan "karu dan karom dalam tugasnya harus senantiasa didasari ikhlas, sabar, dan selalu berkoordinasi, berkomunikasi, mengutamakan kepentingan kelompok daripada pribadi, tuturnya.

Salah satu tugas yang harus dilaksanakan adalah mengetahui kondisi jamaah dan anggotanya satu persatu baik fisik dan mental, dan harus mengayomi anak buahnya dengan bantuan, koordinasi, kekompakan dan kerja samanya karu-karom dan ketua kloter, maka akan memudahkan dan melancarkan kegiatan pelaksanaan ibadah haji, tutur Budi.

Tugas dan tanggung jawab karu dan karom dalam pelaksanaan ibadah haji cukup berat, sebagai perpanjangan tangan dari pimpinan setiap kelompok terbang (kloter) haji dalam memberikan pelayanan kepada calon jamaah haji ketika di tanah suci. Karena pentingnya peran karu dan karom dalam turut menyukseskan penyelenggaraan haji, maka setiap karu dan karom harus mengetahui benar apa saja tugas pokok dan fungsinya," Tutur Budi.

Kesabaran dan ketelatenan sangat dibutuhkan oleh Ketua Regu (Karu) dan Ketua Rombongan (Karom) selama menunaikan ibadah haji, memberikan pelayanan kepada tamu-tamu Allah di tanah suci. Oleh karena itu, lanjut Budi dengan pembekalan pembinaan karu dan karom, diharapkan dapat memantapkan tugas pokok dan fungsi (tupoksi) karu dan karom dengan amanah sebagai pendamping jamaah haji selama ditanah air maupun di tanah suci. (esw/ijal)

Berita Lainnya
Selasa, 3 April 2018, 15:05

KEMENAG TUBA TERUS TINGKATKAN KUALITAS PELAYANAN PENDAFTAR CALON JAMAAH HAJI