Selasa, 17 September 2019, 16:05

Kemenag Lampung Utara Adakan Kegiatan Penguatan Data Madrasah

Lampung Utara (Inmas). Senin, 16 September 2019. Setelah Operator Pendataan Madrasah disajikan aplikasi-aplikasi pendataan berupa EMIS Madrasah, Simpatika dan aplikasi lainnya, kini hadir kembali Aplikasi ERKAM. ERKAM merupakan sistem aplikasi berbasis web yang akan digunakan dalam menyusun Rencana Kerja dan Anggaran Madrasah (RKAM). Terkait hal ini, Kantor Kementerian Agama Kabupaten Lampung Utara melalui Seksi Pendidikan Madrasah, hari ini, Senin, 16 September 2019, bertempat di Aula Hotel Cahaya Kotabumi Lampung Utara mengadakan kegiatan Penguatan Data Madrasah Aplikasi ERKAM, EMIS dan SIMPATIKA. Senin, 16 September 2019.

Dalam laporannya Kasi Pendidikan Madrasah (H. Tarmizi, S.Ag, MM) menjelaskan bahwa saat ini ada aplikasi baru di madrasah yang dinamakan ERKAM. Dan ada beberapa aplikasi yang harus diketahui oleh operator Madrasah seperti aplikasi Emis, Simpatika dan sekarang ada lagi Aplikasi Raport Digital (ARD).

Tujuan utama dari kegiatan sosialisasi penerapan sistem elektronik Rencana Kegiatan Anggaran Madrasah (ERKAM) ini sebagai wujud akuntabilitas dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) yang diikuti oleh Operator Madrasah Negeri/Swasta se-Kabupaten Lampung Utara, Ucap Tarmizi.

Tarmizi menambahkan, bahwa kegiatan ini dilaksanakan selama 1 (satu) hari dan dan diikuti oleh 150 orang Operator Madrasah Negeri/Swasta se-Kabupaten Lampung Utara.

Diharapkan oleh seluruh peserta kegiatan ini untuk benar-benar dengan serius mengikuti kegiatan ini, dan menyimak dengan baik apa yang disampaikan oleh tutor nanti, sehingga operator madrasah setelah mengikuti kegiatan ini dapat memahami aplikasi ERKAM ini. Ucap Tarmizi.

Sementara Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Lampung Utara (Drs. H. Qomaru Zaman, MA) saat membuka kegiatan tersebut, menyampaikan bahwa saat ini Pendidikan Madrasah barusan saja merilis aplikasi terbaru yang diperuntukan untuk madrasah-madrasah yaitu Elektronik Rencana Kerja Anggaran Madrasah (ERKAM) adalah sebagai kewajiban sekolah untuk membuat perencanaan dan penganggaran dalam menggunakan dana kegiatan yang yang dipeloreh, salah satunya adalah BOS. Ini harus direncanakan dalam bentuk e-RKAM.

Melalui sistem ini, Kementerian Agama akan mudah memonitor kualitas pembelanjaan madrasah, baik yang bersumber dari dana BOS atau lainnya, dalam rangka pemenuhan standar nasional pendidikan, Manfaat dari ERKAM ini sendiri pihak sekolah mempunyai data perencanaan, dasar perencanaan, kemudian dasar anggaran untuk pelaksanaan BOS, Ucap Qomza.

Lebih lanjut Qomaru Zaman menjelaskan, bahwa ERKAM merupakan salah satu inovasi Kementerian Agama menuju integrasi, verifikasi dan validasi data yang diinput oleh operator dalam pengeluaran anggaran belanja madrasah dan harus dipertanggungjawabkan oleh kepala madrasah.

Aplikasi ini merupakan sistem informasi pengelolaan pendapatan dan belanja madrasah berbasis elektronik (online) yang digunakan untuk menyusun Rencana Kerja Anggaran Madrasah (RKAM) dimulai dari proses perencanaan anggaran sampai dengan proses penyerapan Anggaran Madrasah. Sehingga semua tanggungjawab dibebankan oleh kepala madrasah, kepala madrasah harus tahu pengeluaran anggaran yang digunakan belanja madrasah.

Qomaru Zaman menambahkan, menyampaikan bahwanya berhasil tidaknya suatu pengelolaan pendidikan sangat ditentukan adanya data yang baik dan faktual. Apabila pendataan bisa dilakukan dengan benar, akurat dan faktual maka akan mampu mewujudkan rencana kerja yang baik dan diyakini mampu meningkatkan mutu pendidikan khususnya Pendidikan Madrasah. (Rd/Sry/Melawati Basyar).

Berita Lainnya
Rabu, 16 Oktober 2019, 11:14

Pengelolan Keuangan Haji Mendukung Penyelenggaraan Ibadah Haji yang Lebih Rerkualitas

Selasa, 15 Oktober 2019, 15:28

Kemenag Lampung Utara Monev KBIH

Selasa, 15 Oktober 2019, 11:08

Penyelenggara Katolik Kemenag Lampung Tengah Gelar Pembinaan Murid SMA

Selasa, 15 Oktober 2019, 09:17

341 Siswa Madrasah se-Pesawaran Siap Ikuti Wisuda Akbar Tahfidz

Selasa, 15 Oktober 2019, 07:54

Kepala Kantor Kemenag Letakkan Batu Pertama Pembangunan Masjid Al-Musyrohul Khair