Minggu, 24 November 2019, 21:36

Partisipasi MIN 8 dalam Semarak Hari Guru Nasional 2019

Warna Warni Semarak HGN 2019

Bandar Lampung, MIN 8 (Inmas) --- Dalam rangka menyongsong Hari Guru Nasional (HGN) pada 25 November 2019, beberapa rangkaian kegiatan dilaksanakan salah satunya bertempat di Ballroom Hotel Novotel Lampung pada 23 November 2019 yang dihadiri oleh Wakil Menteri Agama RI, Wakil Gubernur Provinsi Lampung, pakar pendidikan, perwakilan guru madrasah seluruh Indonesia dan siswa.

Sebagai wujud partisipasi dalam memeriahkan HGN 2019 di Provinsi Lampung yang dilaksanakan di Ballroom Hotel Novotel, MIN 8 mengutus beberapa kandidat guru sebagai pembawa baki pemberian anugrah GTK Madrasah Berprestasi 2019 yaitu Hadijah, S.Pd.I wali kelas VA, Siti Anisa wali kelas IVB sebagai tim tari sembah, serta 5 guru yaitu Nur Aisyah, S.Pd.I wali kelas IA, Huzaifah, S.Pd.I wali kelas IB, Siti Ubaidah, S.Pd.I wali kelas IID, Ratini Wati, S.Pd.I wali kelas IC, dan Era Lusica, S.Pd.I wali kelas VIB sebagai tim penggembira.

Kegiatan berlangsung secara kondusif dan khidmat, dibuka dengan tari bedana, kompilasi tari modern dari guru MIN 5, paduan suara dari Kepala Madrasah se-Provinsi Lampung, tari sembah, penganugrahan kepada tenaga pendidik madrasah, dan acara inti yakni sambutan Wakil Gubernur Provinsi Lampung Chusnunia Chalim, M.Si., M. Kn., Ph. D., dan Wakil Menteri Republik Indonesia Drs. H. Zainut Tauhid Saadi, M.Si.

Chusnunia yang akrab disapa dengan Nunik menjelaskan bahwa, Tanpa guru maka tidak akan ada profesi lain, Hari Guru bukan hanya sebatas diperingati tetapi juga kita harus memikirkan bagaimana kesejahteraanya.

Selanjutnya menurut Drs. H. Zainut Tauhid Saadi, M.Si Guru memiliki tugas mulia, sebagai mana motto dalam HGN 2019 laksana teladan penerang bangsa. Guru menjadi sektor terpenting dalam kemajuan bangsa dan negara. Profesional dalam mengemban amanah dan mengembangkan potensi diri dalam rangka untuk meningkatkan sumber daya manusia, sebagai upaya mewujudkan cita-cita bangsa Indonesia yang termaktub dalam Pembukaan UUD 1945 yaitu melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia dan untuk memajukan kesejahteraan umum, mencerdaskan kehidupan bangsa, dan ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi dan keadilan sosial. Guru sebagai pemberi doktrin di lembaga pendidikan, sebagaimana amanat Presiden RI, Ir. Joko Widodo, sebagai upaya meningkatkan potensi, madrasah agar mampu berkiprah dan berkompetensi dengan sekolah-sekolah lain hal ini perlu mendapat perhatian khusus, untuk itu buku-buku pelajaran harus dipastikan bebas dari pengaruh paham radikalisme dan ekstrimisme agar tidak bertentangan dengan Ideologi Pancasila. Selain itu sebagai fasilitator dalam aspek pendidikan, guru madrasah juga memiliki andil dalam pembentukan karakter siswa, sehingga tidak hanya cakap dalam intelektual tetapi juga berkarakter. Pungkas Wakil Menteri Agama Republik Indonesia. (Arruum Arinda)

Berita Lainnya
Selasa, 3 Desember 2019, 08:24

Penelian Akhir Semester Ganjil Tahun Pelajaran 2019/2020- MIN I Tanggamus

Senin, 2 Desember 2019, 19:36

MIN 3 Lambar Raih Penghargaan Sekolah Adiwiyata Tingkat Kabupaten Lamping Barat 2019

Senin, 2 Desember 2019, 09:49

Kepala MIN 1 Pesawaran Buka Pelaksanaan PAS Ganjil TP 2019 / 2020

Rabu, 27 November 2019, 11:52

MIN 8 Hari Guru Nasional dan Pelepasan Mahasiswa PPL UIN Raden Intan Lampung

Selasa, 26 November 2019, 10:31

39 Mahasiswa UIN Dilepas