Way Kanan, MTsN 1 (Humas) --- Upacara peringatan penaikan Bendera Merah Putih berlangsung khidmat di halaman MTsN 1 Way Kanan, Kabupaten Way Kanan, Lampung, pada Senin (9/2/2026) pagi. Kegiatan rutin setiap Senin ini dihadiri seluruh warga sekolah, termasuk siswa, guru, dan staf, sebagai wujud pengibaran semangat kebangsaan di tengah era digital yang kian dinamis.
Selan, selaku Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia (SDM) Pemerintahan Kabupaten Way Kanan, hadir mewakili Bupati Way Kanan sebagai pembina upacara. Dalam amanatnya, Selan membacakan sambutan dari Bupati Way Kanan yang menekankan tiga pesan utama bagi generasi muda untuk menghadapi dunia yang bergerak cepat. Upacara dipimpin oleh Kepala Sekolah MTsN 1 Way Kanan, yang juga memimpin pengibaran bendera secara serentak.
Membuka sambutannya, Bupati Way Kanan melalui Selan menyatakan bahwa dunia saat ini berada di era digital di mana informasi tersedia di ujung jari. "Oleh karena itu, ada tiga hal yang ingin saya sampaikan kepada kalian sebagai bekal menjadi anak muda yang unggul," ujarnya. Pesan pertama adalah "Jadilah Versi Terbaik Dirimu Sendiri". Siswa diimbau tidak menghabiskan waktu membandingkan hidup dengan orang lain di media sosial, melainkan fokus pada bakat unik masing-masing, seperti kehebatan di matematika, olahraga, hafalan Al-Qur'an, atau seni.
Pesan kedua yang disampaikan adalah "Adab di Atas Ilmu". Bupati menegaskan bahwa kepintaran saja tidak cukup di era sekarang, karena orang pintar banyak, tapi yang jujur dan beretika langka. "Hormati guru-gurumu, muliakan orang tuamu. Keberkahan ilmu datang dari ridha mereka. Setinggi apa pun jabatan kalian nanti, jika tidak punya adab, maka kalian tidak akan berarti apa-apa," tegas sambutan tersebut, yang disambut tepuk tangan meriah dari ratusan siswa.
Pesan ketiga menyoroti "Konsistensi adalah Kunci". Bupati memperingatkan agar generasi muda tidak menjadi "hangat-hangat kuku" yang semangat di awal lalu menyerah saat sulit. "Kesuksesan bukan tentang siapa yang paling cepat, tapi siapa yang paling konsisten berusaha dan berdoa. No shortcut to success, tidak ada jalan pintas menuju sukses. Semuanya butuh proses," lanjut Selan membacakan amanat, menekankan pentingnya ketekunan.
Upacara berakhir dengan doa bersama dan dilanjutkan sesi foto keluarga besar MTsN 1 Way Kanan bersama Selan. Kegiatan ini tidak hanya memperkuat rasa nasionalisme, tapi juga memotivasi siswa untuk unggul dalam prestasi akademik dan karakter, sejalan dengan visi madrasah sebagai lembaga pendidikan Islam berbasis keagamaan dan kebangsaan. (Humas)
Penulis : Kartono
Editor : Anggithya
