Bandar Lampung (Humas) --- Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Bandar Lampung, Erwinto, menegaskan guru memiliki amanah menjaga martabat peserta didik dan menciptakan madrasah yang aman, nyaman, serta bebas kekerasan dan perundungan. ASN Kemenag juga wajib membangun kinerja, prestasi, dan integritas sebagai dasar pengembangan karier melalui merit system mulai 2027.
Penegasan tersebut disampaikan Erwinto saat memberikan pembinaan kepada guru dan tenaga kependidikan MTsN 1 Bandar Lampung, Rabu (12/8/2026).
Erwinto meminta guru menciptakan lingkungan belajar aman dan bebas trauma. Kebiasaan menakut-nakuti peserta didik dengan cerita mitos atau hantu harus dihentikan. Ia menegaskan larangan kekerasan dan perundungan, baik fisik maupun verbal, serta meminta guru mendidik dengan kasih sayang dan adil.
"Amanah guru adalah menjaga martabat peserta didik, mendidik dengan kasih sayang, serta memastikan madrasah menjadi ruang yang aman untuk tumbuh dan belajar. Tidak boleh ada kekerasan, perundungan, maupun tindakan yang meninggalkan trauma," pesan Erwinto.
Ia mengingatkan ASN menjalankan disiplin dan kinerja sesuai PP Nomor 94 Tahun 2021 dan PermenPAN-RB Nomor 6 Tahun 2022. SKP dan Core Values ASN BerAKHLAK harus dilaksanakan secara akuntabel, jujur, disiplin, dan berintegritas.
Terkait karier ASN, Erwinto menegaskan merit system diterapkan penuh mulai 2027. Kinerja, prestasi, dan integritas menjadi dasar pengelolaan karier. Penilaian terintegrasi melalui SIMPEG dan SKP, sedangkan prestasi pegawai dipetakan dalam skala 1 hingga 9 sebagai dasar pengisian jabatan secara transparan dan objektif.
"Mulai 2027, merit system diterapkan secara penuh. Karena itu, kinerja, prestasi, dan integritas harus dibangun sejak sekarang. Data SIMPEG dan SKP wajib benar, lengkap, dan diperbarui secara jujur karena menjadi dasar pengembangan karier ASN," ujar Erwinto.
Pengelolaan gaji dan tunjangan, termasuk TPG, dialihkan secara terpusat mulai Agustus 2026 dan diterapkan penuh Januari 2027. ASN diminta memperbarui data agar pemenuhan hak berjalan tertib. Erwinto juga menyampaikan pengelolaan zakat profesi dan wakaf ASN serta mengapresiasi tata kelola MTsN 1 Bandar Lampung.
Ia menutup arahannya dengan tiga filosofi pendidikan: al-thariqatu ahammu mina al-maddah, al-mudarrisu ahammu mina al-thariqah, dan ruhu al-mudarrisi ahammu mina al-mudarrisi nafsihi, yang menekankan pentingnya metode, guru, serta ruh, kesungguhan, dan keikhlasan dalam pendidikan.
Sementara itu, Kepala MTsN 1 Bandar Lampung, Hamsir, mengajak guru dan tenaga kependidikan memperkuat kebersamaan untuk membangun madrasah unggul dan berprestasi melalui penguatan iman dan takwa serta ilmu pengetahuan dan teknologi.
Kegiatan dihadiri Erwinto, Kasi Penmad Said Karimin, Pengawas Pembina Yenny Diahastaty, Kepala MTsN 1 Bandar Lampung Hamsir, Kaur TU Turyadi Aswadi, serta staf, guru, dan seluruh ASN MTsN 1 Bandar Lampung.