Bandar Lampung (Humas) --- Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Bandar Lampung, Erwinto, mengajak para wisudawan tahfidz dan lulusan madrasah untuk tidak berhenti pada capaian hafalan semata, tetapi menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman hidup yang diamalkan dan mampu menginspirasi lingkungan sekitarnya.
Pesan tersebut disampaikan Erwinto saat menghadiri sekaligus mewisuda peserta Wisuda Tahfidz dan Pelepasan Siswa/Siswi MIN 5 Bandar Lampung Tahun Pelajaran 2025/2026 di lingkungan MIN 5 Bandar Lampung, Kecamatan Sukarame, Senin (15/6/2026).
Dalam kesempatan itu, Erwinto turut menyerahkan penghargaan dan uang pembinaan kepada para siswa berprestasi sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi, semangat belajar, serta capaian akademik dan keagamaan yang telah diraih selama menempuh pendidikan di madrasah.
"Jangan hanya bangga karena mampu menghafal Al-Qur’an. Yang lebih penting adalah bagaimana nilai-nilai Al-Qur’an hadir dalam perilaku sehari-hari. Jadilah generasi yang mengamalkan, menjaga akhlak, dan mampu menginspirasi masyarakat di mana pun berada," ujar Erwinto.
Berdasarkan data panitia, pada kegiatan tersebut diwisuda 167 siswa tahfidz, terdiri atas 66 siswa laki-laki dan 101 siswa perempuan. Sementara itu, peserta pelepasan siswa kelas VI Tahun Pelajaran 2025/2026 berjumlah 138 siswa, terdiri atas 66 siswa laki-laki dan 72 siswa perempuan.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Lampung, Zulkarnain, Kabag Tata Usaha Kanwil Kemenag Provinsi Lampung Yan Maradonna, Ketua Tim Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Kanwil Kemenag Provinsi Lampung Roswildan, Kasubbag Tata Usaha Kemenag Kota Bandar Lampung Ahmad Syafiudin, Kasi Pendidikan Madrasah Said Karimin, Camat Sukarame, Lurah Way Dadi, Komite Madrasah, dewan guru, serta orang tua dan wali murid.
Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Lampung, Zulkarnain, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi mendalam atas konsistensi MIN 5 Bandar Lampung yang sukses membangun budaya Al-Qur’an di lingkungan madrasah. Ia menegaskan bahwa program tahfidz ini merupakan ikhtiar strategis demi mencetak generasi yang tidak hanya unggul secara akademik, melainkan juga kokoh dalam karakter dan spiritualitas.
Zulkarnain juga berharap para lulusan dapat melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi dengan tetap menjaga semangat belajar, disiplin, serta kecintaan terhadap Al-Qur’an sebagai bekal utama menghadapi tantangan masa depan.
Sementara itu, Kepala MIN 5 Bandar Lampung menyampaikan bahwa kegiatan wisuda tahfidz dan pelepasan siswa merupakan momentum syukur atas capaian peserta didik. Agenda ini sekaligus menjadi bentuk penghargaan terhadap sinergi yang kuat antara madrasah, guru, dan orang tua dalam mendampingi proses pendidikan anak.
Suasana haru dan penuh kebanggaan mewarnai prosesi wisuda dan pelepasan siswa. Para orang tua yang hadir tampak antusias menyaksikan putra-putri mereka menerima penghargaan atas prestasi yang telah diraih, sekaligus menandai berakhirnya masa belajar di MIN 5 Bandar Lampung dan langkah baru menuju jenjang pendidikan berikutnya.