Jl. Mawar No. 7 Way Mengaku, Kecamatan Balik Bukit, Liwa, Kabupaten Lampung Barat lampungbaratkantorkementeriana@gmail.com

Cari berita, artikel, informasi, atau layanan

Madrasah

Diseminasi Pengembangan Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) se-KKM Kabupaten Lampung Barat, Diikuti 70 Guru Madrasah Negeri dan Swasta

Senin, 14 September 2026 • Humas Lambar •Editor: Anggithya
Diseminasi Pengembangan Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) se-KKM Kabupaten Lampung Barat, Diikuti 70 Guru Madrasah Negeri dan Swasta
Humas Lambar
Humas Lambar
Foto: Ragil Boy

‎Lampung Barat, MIN 2 (Humas) -- Dalam rangka memperkuat implementasi Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) di lingkungan madrasah, dilaksanakan kegiatan Diseminasi Pengembangan Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) se-KKM Kabupaten Lampung Barat, yang bertempat di MIN 2 Lampung Barat. Kegiatan tersebut diikuti oleh sekitar 70 guru yang berasal dari berbagai madrasah, baik madrasah negeri maupun swasta di Kabupaten Lampung Barat

‎Kegiatan diseminasi ini dibuka secara langsung oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Lampung Barat, Miftahus Surur, Kehadiran dan pembukaan secara langsung oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Lampung Barat merupakan bentuk dukungan serta komitmen dalam mendorong penguatan penerapan Kurikulum Berbasis Cinta di seluruh satuan pendidikan madrasah.

‎Dalam arahannya, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Lampung Barat memberikan penguatan kepada para guru agar dapat memahami dan mengimplementasikan nilai-nilai cinta dalam seluruh proses pendidikan. Kurikulum Berbasis Cinta diharapkan tidak hanya dipahami sebagai sebuah konsep, tetapi benar-benar dapat diwujudkan dalam proses pembelajaran maupun dalam budaya kehidupan di madrasah.

‎Kegiatan ini menjadi momentum penting bagi para pendidik untuk meningkatkan pemahaman mengenai konsep, tujuan, prinsip, serta strategi penerapan Kurikulum Berbasis Cinta. KBC mengedepankan pendidikan yang humanis, penuh kasih sayang, kepedulian, empati, penghargaan, dan penghormatan terhadap keberagaman, sehingga tercipta suasana pembelajaran yang aman, nyaman, menyenangkan, dan bermakna bagi peserta didik.

‎Lebih lanjut, Kepala MIN 2 Lambar Ema Juwita menyampaikan bahwa sebanyak 70 guru dari madrasah negeri dan swasta se-KKM Kabupaten Lampung Barat mengikuti kegiatan dengan antusias. Para peserta tidak hanya menerima materi, tetapi juga terlibat aktif dalam diskusi, bertanya jawab, serta berbagi pengalaman dan praktik baik terkait penerapan nilai-nilai cinta dalam kegiatan pembelajaran.

‎“Melalui Kurikulum Berbasis Cinta, guru diharapkan mampu membangun hubungan yang positif dengan peserta didik. Guru tidak hanya berperan sebagai penyampai materi pembelajaran, tetapi juga sebagai teladan, pendamping, dan fasilitator yang mampu membantu peserta didik tumbuh dan berkembang sesuai dengan potensi yang dimilikinya,” ungkapnya.

‎Menurutnya, nilai-nilai cinta juga diharapkan dapat diintegrasikan ke dalam berbagai mata pelajaran dan kegiatan madrasah. Dengan demikian, pendidikan tidak hanya berfokus pada pencapaian akademik, tetapi juga mampu mencetak peserta didik yang memiliki karakter kuat, berakhlak mulia, peduli terhadap sesama, menghargai perbedaan, serta memiliki kepedulian terhadap lingkungan dan kehidupan sosial.

‎“Selain sebagai sarana peningkatan kompetensi guru, kegiatan diseminasi ini juga menjadi wadah untuk memperkuat sinergi dan kolaborasi antarmadrasah di lingkungan KKM Kabupaten Lampung Barat. Guru dari berbagai madrasah negeri dan swasta dapat saling berbagi pengalaman, bertukar gagasan, serta menceritakan berbagai strategi yang dapat diterapkan dalam mengembangkan pembelajaran berbasis cinta,” jelasnya.

‎Diharapkan para peserta yang telah mengikuti kegiatan ini dapat menjadi penggerak sekaligus memberikan pengmbasan kepada guru-guru lainnya di madrasah masing-masing. Dengan adanya pengimbasan secara berkelanjutan, penerapan Kurikulum Berbasis Cinta diharapkan semakin kuat dan merata di seluruh madrasah yang berada di lingkungan KKM Kabupaten Lampung Barat.

‎"Kegiatan Diseminasi Pengembangan Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) se-KKM Kabupaten Lampung Barat menjadi salah satu langkah nyata dalam mewujudkan pendidikan madrasah yang tidak hanya berorientasi pada kecerdasan intelektual, tetapi juga membangun karakter, akhlak, kepedulian, dan kasih sayang," paparnya.

‎Dengan semangat Kurikulum Berbasis Cinta, madrasah diharapkan mampu menghadirkan pendidikan yang mencerdaskan, memanusiakan, dan membentuk generasi yang berakhlak mulia, sehingga lahir peserta didik yang unggul dalam ilmu pengetahuan sekaligus memiliki karakter dan kepribadian yang baik.