Lampung Selatan, Kemenag (Humas) – Penguatan literasi keuangan syariah dan kepedulian terhadap lingkungan menjadi dua agenda penting dalam meningkatkan peran penyuluh agama Islam di tengah masyarakat. Keduanya dibahas dalam Retreat Penyuluh Agama Islam se-Provinsi Lampung yang berlangsung di Taman Wisata PKK Agro Park, Sabah Balau, Kabupaten Lampung Selatan, Rabu (14/10/2026).
Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Lampung Selatan, Ahmad Rifai, turut menghadiri kegiatan yang mengangkat tema “Penguatan Literasi Keuangan Syariah dan Ekoteologi sebagai Pilar Penyuluhan Agama Islam Berdampak” tersebut.
Kegiatan ini menjadi ruang penguatan kapasitas penyuluh agama agar tidak hanya menjalankan fungsi pembinaan keagamaan, tetapi juga mampu menjawab persoalan nyata yang dihadapi masyarakat, mulai dari pemahaman pengelolaan keuangan hingga kesadaran menjaga kelestarian lingkungan.
Bagi penyuluh agama, pemahaman mengenai literasi keuangan juga membuka ruang pembinaan umat yang lebih luas. Pesan keagamaan tidak berhenti pada penguatan nilai moral, tetapi dapat bersentuhan langsung dengan upaya membangun kemandirian ekonomi dan melindungi masyarakat dari praktik keuangan yang merugikan.
Kegiatan ini diikuti seluruh penyuluh agama Islam se-Provinsi Lampung, termasuk sekitar 70 penyuluh agama Islam dari Kabupaten Lampung Selatan. Partisipasi tersebut menjadi kesempatan bagi para penyuluh untuk memperluas wawasan dan memperkuat kompetensi dalam menjalankan tugas pembinaan di wilayah masing-masing.
Rahmawati, Penyuluh Agama Islam dari KUA Kecamatan Tanjungsari mengaku mendapatkan banyak ilmu dan wawasan bermanfaat dari kegiatan tersebut.
“Alhamdulillah, kami mendapatkan ilmu dan wawasan yang sangat bermanfaat. Kegiatan ini membuka pemahaman kami tentang pentingnya mengelola keuangan secara bijak, mengenali produk dan layanan keuangan yang legal, serta tidak mudah tergiur tawaran investasi yang menjanjikan keuntungan besar dalam waktu singkat,” ujarnya.
Menurut Rahmawati, pengetahuan tersebut menjadi bekal penting bagi penyuluh dalam menjalankan tugas pembinaan masyarakat.
“Kami tidak hanya bertugas memberikan bimbingan keagamaan, tetapi juga berperan meningkatkan kesadaran masyarakat agar lebih cerdas, bijak, dan berhati-hati dalam mengambil keputusan keuangan,” tambahnya.
Keikutsertaan Kemenag Lampung Selatan dalam kegiatan ini menjadi bagian dari upaya mendukung peningkatan kualitas penyuluhan agama Islam. Dengan bekal pengetahuan dan pengalaman yang diperoleh, para penyuluh diharapkan mampu menghadirkan pembinaan yang lebih kontekstual, menjawab kebutuhan masyarakat, serta memberikan manfaat nyata di bidang keagamaan, ekonomi, sosial, dan lingkungan. (Puji)