Lampung Tengah, Kemenag (Humas)- Semangat pembangunan daerah, pemberdayaan ekonomi masyarakat, dan pelestarian budaya lokal berpadu dalam pembukaan Lamteng Fair 2026 yang digelar di Kabupaten Lampung Tengah, Rabu (10/6/2026) malam. Kegiatan yang mengusung tema "Citra Budaya Lampung Tengah" tersebut menjadi salah satu rangkaian utama peringatan Hari Ulang Tahun ke-80 Kabupaten Lampung Tengah.
Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Lampung Tengah, H. Maryan Hasan, S.Ag., M.Pd.I., turut menghadiri kegiatan tersebut bersama unsur Forkopimda, pimpinan instansi vertikal, kepala perangkat daerah, tokoh agama, tokoh adat, pelaku usaha, serta ribuan masyarakat yang memadati lokasi kegiatan.
Kehadiran Kepala Kemenag Lampung Tengah didampingi Plh. Kepala Subbagian Tata Usaha, Kasi Bimas Islam, Kepala KUA Kecamatan Terbanggi Besar, serta Ketua Ikatan Penyuluh Agama Republik Indonesia (IPARI) Kabupaten Lampung Tengah.
Acara diawali dengan laporan panitia yang disampaikan Sekretaris Daerah Kabupaten Lampung Tengah, Welly Adiwantra, mengenai pelaksanaan Lamteng Fair 2026 beserta rangkaian kegiatan yang disiapkan untuk memeriahkan peringatan delapan dekade perjalanan Kabupaten Lampung Tengah.
Selanjutnya, Pelaksana Tugas (Plt.) Bupati Lampung Tengah, I Komang Koheri, S.E., M.Sos., secara resmi membuka Lamteng Fair 2026. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa kegiatan tersebut bukan sekadar ajang hiburan masyarakat, tetapi juga menjadi sarana memperkenalkan capaian pembangunan daerah, menggerakkan perekonomian masyarakat, serta memperkuat identitas budaya Lampung Tengah di tengah arus modernisasi.
Menurutnya, tema "Citra Budaya Lampung Tengah" mengandung pesan penting agar seluruh elemen masyarakat terus menjaga dan melestarikan nilai-nilai budaya yang menjadi jati diri daerah sekaligus modal pembangunan di masa depan.
Kepala Kemenag Lampung Tengah, H. Maryan Hasan, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia menilai peringatan HUT ke-80 Kabupaten Lampung Tengah menjadi momentum strategis untuk mempererat persatuan dan memperkuat kolaborasi lintas sektor dalam mendukung pembangunan daerah yang maju, harmonis, dan religius.
"Usia 80 tahun merupakan perjalanan panjang yang patut disyukuri. Momentum ini hendaknya menjadi penguat semangat kebersamaan seluruh elemen masyarakat untuk terus berkontribusi dalam pembangunan daerah, sekaligus menjaga nilai-nilai budaya dan keagamaan yang menjadi fondasi kehidupan bermasyarakat," ujarnya.
Pembukaan Lamteng Fair 2026 berlangsung semarak dengan penampilan seni budaya khas Lampung serta pameran yang menampilkan berbagai potensi daerah. Beragam stan kuliner, fesyen, otomotif, kerajinan, hingga produk unggulan UMKM menjadi daya tarik tersendiri bagi para pengunjung.
Selain itu, sejumlah layanan publik juga hadir untuk memberikan kemudahan bagi masyarakat, di antaranya layanan administrasi kependudukan, perizinan, kesehatan, keluarga berencana, serta layanan Kementerian Agama Kabupaten Lampung Tengah berupa konsultasi dan sertifikasi halal bagi pelaku usaha.
Usai acara pembukaan, Plt. Bupati Lampung Tengah bersama unsur Forkopimda dan para tamu undangan, termasuk Kepala Kemenag Lampung Tengah, meninjau berbagai stan pameran dan pelayanan publik. Peninjauan tersebut menjadi bentuk dukungan terhadap pengembangan produk lokal, penguatan UMKM, serta peningkatan kualitas layanan kepada masyarakat.
Melalui penyelenggaraan Lamteng Fair 2026, Pemerintah Kabupaten Lampung Tengah berharap potensi daerah dapat semakin dikenal luas, roda perekonomian masyarakat terus bergerak, dan kecintaan terhadap budaya lokal semakin tumbuh di tengah masyarakat sebagai bagian dari semangat menyongsong masa depan Lampung Tengah yang lebih maju.
Humas Lampung Tengah