Lampung Tengah, Kemenag (Humas)-- Kementerian Agama Kabupaten Lampung Tengah melalui Seksi Pendidikan Agama Islam (PAI) terus memperkuat kualitas pendidikan keagamaan di sekolah melalui kegiatan Pembinaan, Monitoring, dan Evaluasi Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) PAI yang dilaksanakan di Laboratorium SMP Negeri 2 Trimurjo, Senin (25/5/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Lampung Tengah, H. Maryan Hasan, S.Ag., M.Pd.I., Kepala Seksi PAI, Pengawas Pembina MGMP PAI, serta diikuti sebanyak 65 guru Pendidikan Agama Islam tingkat SMP, SMA, dan SMK dari Kecamatan Bekri, Bumi Ratu Nuban, Punggur, dan Trimurjo.
Dalam sambutannya, Ketua Panitia Kusni Winarti, S.Pd., menyampaikan apresiasi atas kehadiran Kepala Kemenag Lampung Tengah beserta jajaran serta berharap kegiatan pembinaan dan evaluasi tersebut dapat memberikan dampak positif terhadap peningkatan kualitas pembelajaran Pendidikan Agama Islam di sekolah.
"Kami berharap kegiatan ini menjadi ruang penguatan kompetensi dan kolaborasi antar guru PAI sehingga mampu menghasilkan pembelajaran yang lebih berkualitas dan relevan dengan kebutuhan peserta didik saat ini," ujarnya.
Kegiatan secara resmi dibuka oleh Kepala Kemenag Lampung Tengah, H. Maryan Hasan. Dalam arahannya, ia menegaskan bahwa guru Pendidikan Agama Islam memiliki peran penting dan strategis dalam membentuk karakter generasi muda di tengah tantangan perkembangan sosial dan teknologi yang semakin kompleks.
"Guru PAI bukan hanya bertugas menyampaikan materi pelajaran, tetapi juga menjadi teladan moral dan pembimbing spiritual bagi peserta didik. Di era yang penuh tantangan ini, guru agama harus mampu menghadirkan pendidikan yang menanamkan akhlak, moderasi beragama, kedisiplinan, serta nilai-nilai kemanusiaan," tegasnya.
Menurutnya, forum MGMP menjadi salah satu instrumen penting dalam meningkatkan profesionalisme guru melalui penguatan kompetensi, pertukaran pengalaman, serta pengembangan metode pembelajaran yang lebih inovatif dan adaptif terhadap perkembangan zaman.
"Pendidikan Agama Islam harus mampu menjawab tantangan era digital tanpa kehilangan ruh pembentukan karakter. Karena itu, sinergi dan kolaborasi antar guru PAI perlu terus diperkuat agar kualitas pendidikan agama di sekolah semakin baik dan berdampak nyata," tambahnya.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan sesi monitoring dan evaluasi yang dipimpin oleh Kepala Seksi PAI Kemenag Lampung Tengah, H. Muslim Umar, S.E., M.M. Dalam pemaparannya, ia melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan program MGMP, administrasi pembelajaran, serta berbagai kegiatan pengembangan kompetensi guru yang telah berjalan selama ini.
Ia menegaskan bahwa monitoring dan evaluasi bukan hanya menjadi sarana penilaian administratif, tetapi juga langkah strategis untuk memastikan proses pembelajaran Pendidikan Agama Islam berjalan efektif, berkualitas, dan sesuai dengan tujuan pendidikan nasional.
Melalui kegiatan pembinaan, monitoring, dan evaluasi MGMP PAI ini, Kementerian Agama Kabupaten Lampung Tengah berharap para guru PAI semakin profesional, inovatif, dan mampu memperkuat pendidikan karakter serta nilai-nilai keagamaan bagi peserta didik di lingkungan sekolah maupun masyarakat.
Humas Lampung Tengah