Lampung Tengah, Kemenag (Humas) — Penguatan kualitas sumber daya manusia menjadi salah satu pilar utama transformasi birokrasi di lingkungan Kementerian Agama. Sejalan dengan komitmen tersebut, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Lampung Tengah, H. Maryan Hasan, S.Ag., M.Pd.I., mengikuti kegiatan Pembinaan Aparatur Sipil Negara (ASN) yang disampaikan oleh Koordinator Staf Khusus Menteri Agama RI, Dr. Farid F. Saenong, M.A., Ph.D., di Aula Sai Batin, Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Lampung, Senin (6/7/2026).
Kegiatan tersebut diikuti oleh Kepala Bagian Tata Usaha, para Kepala Bidang, Pembimbing Masyarakat (Pembimas), Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten/Kota se-Provinsi Lampung, serta pengurus MKKM, APRI, IPARI, dan Pokjawas. Pembinaan ini menjadi forum strategis untuk memperkuat kapasitas ASN sekaligus menyamakan persepsi dalam mengimplementasikan arah kebijakan Kementerian Agama yang berorientasi pada pelayanan publik yang profesional, adaptif, dan berdampak.
Mengawali kegiatan, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Lampung, Dr. H. Zulkarnain, S.Ag., M.Hum., menyampaikan laporan sekaligus menegaskan bahwa penguatan kompetensi ASN harus dilakukan secara berkelanjutan sebagai investasi penting dalam membangun birokrasi yang semakin berkualitas. Menurutnya, ASN Kementerian Agama dituntut mampu menghadirkan pelayanan yang cepat, responsif, serta mampu menjawab kebutuhan masyarakat di tengah dinamika perubahan yang terus berkembang.
Ia juga mengajak seluruh jajaran untuk terus memperkuat sinergi, menjaga integritas, serta membangun budaya kerja yang kolaboratif agar seluruh program prioritas Kementerian Agama dapat terlaksana secara optimal hingga ke daerah.
Pada sesi pembinaan, Dr. Farid F. Saenong menekankan bahwa ASN Kementerian Agama memiliki tanggung jawab besar sebagai wajah institusi di tengah masyarakat. Karena itu, setiap aparatur dituntut tidak hanya bekerja sesuai prosedur, tetapi juga mampu menghadirkan pelayanan yang memberikan manfaat nyata, membangun kepercayaan publik, dan menjadi bagian dari solusi atas berbagai kebutuhan masyarakat.
Ia menjelaskan bahwa transformasi birokrasi tidak cukup diwujudkan melalui perubahan sistem semata, tetapi harus dimulai dari perubahan pola pikir dan budaya kerja seluruh ASN. Integritas, profesionalisme, inovasi, serta kemampuan beradaptasi dengan perkembangan teknologi menjadi modal utama dalam menghadirkan pelayanan publik yang semakin berkualitas.
"ASN Kementerian Agama harus menjadi agen perubahan yang mampu bekerja secara kolaboratif, adaptif, dan menghadirkan dampak positif melalui setiap tugas yang diemban. Kepercayaan masyarakat dibangun dari pelayanan yang tulus, profesional, dan berintegritas," tegasnya.
Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Lampung Tengah, H. Maryan Hasan, S.Ag., M.Pd.I., menyampaikan bahwa pembinaan tersebut memberikan penguatan sekaligus motivasi bagi seluruh jajaran Kementerian Agama untuk terus meningkatkan kualitas kinerja.
Menurutnya, berbagai arahan yang disampaikan menjadi bekal penting dalam membangun budaya kerja yang lebih produktif, memperkuat kolaborasi antar satuan kerja, serta mendorong lahirnya inovasi pelayanan yang semakin dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
"Kami siap menindaklanjuti berbagai arahan yang disampaikan dalam pembinaan ini sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas pelayanan keagamaan di Kabupaten Lampung Tengah. ASN Kementerian Agama harus terus hadir dengan semangat melayani, bekerja secara profesional, serta memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan institusi dan kesejahteraan masyarakat," ujar Maryan Hasan.
Melalui pembinaan ini, Kementerian Agama menegaskan bahwa keberhasilan reformasi birokrasi tidak hanya diukur dari capaian administrasi, tetapi juga dari kemampuan setiap ASN menghadirkan pelayanan yang berkualitas, membangun kepercayaan publik, dan memberikan dampak positif bagi kehidupan masyarakat. Semangat tersebut diharapkan menjadi energi bersama bagi seluruh jajaran Kementerian Agama, termasuk di Kabupaten Lampung Tengah, untuk terus menguatkan tata kelola pemerintahan yang profesional, akuntabel, dan berorientasi pada kemaslahatan umat sesuai semangat Kemenag Berdampak.
Humas Lampung Tengah