Mesuji, Kemenag (Humas) - Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Mesuji beserta jajaran mengikuti Breakfast Meeting secara daring yang dipimpin langsung oleh Menteri Agama RI, Selasa (15/9/2026) mulai pukul 06.00 WIB. Pertemuan nasional ini berfokus pada penguatan Reformasi Birokrasi (RB), integritas tata kelola aset, serta peresmian (Kick-off) Sensus Barang Milik Negara (BMN) Tahun 2026.
Dalam arahannya, Menteri Agama menekankan urgensi pembenahan internal, efisiensi kinerja melalui evaluasi rutin tiap hari Jumat, hingga penertiban tata kelola aset negara. Menag secara tegas mengingatkan agar kendaraan dinas betul-betul dimanfaatkan untuk menunjang operasional kedinasan, bukan sekadar disimpan di rumah atau dikuasai untuk kepentingan pribadi. Seluruh ASN diminta menjaga integritas serta menyukseskan Sensus BMN nasional agar tercapai akuntabilitas data yang valid (data bertemu kenyataan).
Sensus BMN Kemenag sendiri dilaksanakan bertahap:
Tahap I (2026–2027): Verifikasi BMN ber-Kartu Identitas Barang (KIB) mencakup tanah, bangunan, dan kendaraan dinas.
Tahap II (2027–2028): Pendataan BMN Non-KIB (peralatan, mesin, dan inventaris lainnya).
Menanggapi arahan tersebut, Kepala Kemenag Kabupaten Mesuji menegaskan kesiapan jajarannya untuk segera menindaklanjuti seluruh instruksi pusat di tingkat daerah
"Kemenag Mesuji siap bergerak cepat. Tim pengelola BMN akan segera menuntaskan proses pembuatan tiket dan melakukan verifikasi faktual di lapangan secara akurat dan transparan. Kami juga menginstruksikan penertiban seluruh aset, termasuk memastikan kendaraan dinas dipergunakan sesuai peruntukan kedinasan. Komitmen kami adalah memperkuat integritas aparatur demi menghadirkan pelayanan publik yang bersih, akuntabel, dan tepercaya di Kabupaten Mesuji," tegas Kepala Kemenag Mesuji.