Metro, Kemenag (Humas) — Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Metro melalui Penyuluh Agama Islam Kantor Urusan Agama (KUA) Metro Pusat memberikan Bimbingan Remaja Usia Nikah (BRUN) kepada mahasiswa Universitas Islam Lampung, Selasa (8/9/2026).
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari rangkaian Pengenalan Budaya Akademik Kampus (PBAK)yang diikuti oleh mahasiswa. Kegiatan dibuka oleh Kepala KUA Metro Pusat, Ahmad Gunawan.
Dalam kesempatan tersebut, Ahmad Gunawan menyampaikan bahwa bimbingan bagi remaja usia nikah menjadi penting sebagai bekal bagi generasi muda dalam mempersiapkan kehidupan berkeluarga. Menurutnya, kesiapan menuju pernikahan tidak hanya berkaitan dengan usia, tetapi juga mencakup kesiapan mental, pengetahuan agama, sosial, dan tanggung jawab.
Bimbingan kemudian dilanjutkan dengan penyampaian materi oleh Nur Muhammad, Penyuluh Agama Islam KUA Metro Pusat. Ia memberikan pemahaman kepada mahasiswa mengenai pentingnya mempersiapkan diri secara matang sebelum memasuki jenjang pernikahan.
Nur Muhammad menjelaskan bahwa pernikahan merupakan ibadah sekaligus amanah yang membutuhkan kesiapan dari berbagai aspek. Karena itu, generasi muda perlu membekali diri dengan ilmu dan kemampuan yang memadai sebelum membangun rumah tangga.
“Pernikahan merupakan ibadah sekaligus amanah. Karena itu, perlu dipersiapkan dengan baik, bukan hanya dari sisi usia, tetapi juga ilmu, mental, ekonomi, dan kemampuan membangun komunikasi yang sehat,” ujar Nur Muhammad.
Ia juga mengajak mahasiswa untuk memanfaatkan masa muda dengan meningkatkan pendidikan, keterampilan, dan kualitas diri. Hal tersebut dinilai menjadi bagian penting dalam mempersiapkan kehidupan berkeluarga yang harmonis dan bertanggung jawab.
Melalui kegiatan BRUN ini, Kemenag Kota Metro berharap para mahasiswa memperoleh pemahaman yang lebih baik mengenai kesiapan menikah serta mampu mempersiapkan masa depan secara matang. Kegiatan tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya Penyuluh Agama Islam dalam memberikan edukasi dan pembinaan kepada generasi muda.
Penulis: Ariel Riyadh
Editor: Mela Basyar