Pesawaran, Kemenag (Humas) – Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pesawaran, Ny. Sumiyati Farid Wajedi, mengikuti Seminar DWP Peduli Inklusi yang diselenggarakan di Aula Kantor Kementerian Agama Kabupaten Lampung Tengah, Selasa (13/10/2026).
Mengusung tema “Bersama, Setara Tanpa Batas”, kegiatan ini menjadi momentum untuk memperkuat kepedulian terhadap kelompok rentan serta mendorong terciptanya lingkungan yang inklusif, ramah, dan memberikan kesempatan yang setara bagi setiap individu.
Seminar dibuka oleh Ketua DWP Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Lampung, Ny. Siti Aisyah Zulkarnain. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa inklusi tidak cukup diwujudkan melalui slogan, tetapi harus tercermin dalam sikap dan tindakan nyata di kehidupan sehari-hari.
“Inklusi berarti membuka pintu, merangkul keberagaman, dan menghadirkan layanan yang ramah bagi semua,” ujarnya.
Ia juga mengajak jajaran DWP untuk mengambil peran aktif dalam membangun lingkungan yang menghargai keberagaman, termasuk melalui program pendidikan, layanan keagamaan, dan pemberdayaan keluarga di lingkungan Kementerian Agama.
Menurutnya, perempuan, anak-anak, penyandang disabilitas, serta kelompok rentan lainnya perlu mendapatkan ruang dan kesempatan yang setara untuk berpartisipasi dalam pembangunan.
Keikutsertaan Ketua DWP Kemenag Kabupaten Pesawaran, Ny. Sumiyati Farid Wajedi, dalam kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat wawasan dan kepedulian terhadap pentingnya kesetaraan serta penerapan nilai-nilai inklusi di lingkungan keluarga besar Kementerian Agama Kabupaten Pesawaran.
Selain seminar, kegiatan ini juga dirangkai dengan bazar usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang menghadirkan sekitar 300 produk, pemeriksaan kesehatan gratis, serta penanaman pohon sebagai bentuk kepedulian terhadap pemberdayaan masyarakat dan kelestarian lingkungan.
Kegiatan diikuti oleh pengurus dan anggota DWP dari tingkat provinsi serta kabupaten/kota se-Lampung. Kolaborasi ini diharapkan dapat memperkuat sinergi antar organisasi DWP dalam mendorong gerakan inklusi dan membangun masyarakat yang lebih peduli terhadap kesetaraan hak setiap individu. (Violien/Sinta)