Tanggamus Kemenag (Humas) – Langkah besar menuju panggung nasional mendapat dukungan penuh dari Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tanggamus. Melalui Penyelenggara Zakat dan Wakaf (Penzawa) di bawah naungan Surana bersama pelaksana, Kemenag Tanggamus memberikan bantuan berupa uang tunai kepada Tim Riset MTsN 1 Tanggamus yang berhasil melaju ke babak final Kompetisi Riset dan Inovasi Siswa Indonesia (KREASI) Tingkat Nasional Tahun 2026. Bantuan tersebut diberikan untuk mendukung kebutuhan persiapan dan keberangkatan tim dalam mengikuti ajang nasional yang akan berlangsung di Yogyakarta pada 17–19 Oktober 2026.
Dukungan ini menjadi wujud nyata perhatian Kemenag Tanggamus terhadap perkembangan potensi peserta didik madrasah, khususnya dalam bidang riset dan inovasi. Tim Riset MTsN 1 Tanggamus berhasil mengantarkan dua karya penelitian pada bidang Ilmu Sosial Humaniora dan Keagamaan (ISHK). Fikri Aldzaki Rizman dan Farhan Azzaky Wahyudi tampil melalui penelitian berjudul “Living in Digital Illusion: Eksplorasi Pergeseran Self-Perception Remaja dalam Interaksi dengan Chatbot AI dan Filter Digital di MTsN 1 Tanggamus,” sedangkan Alya Jennie Alvina membawa karya berjudul “Antara Kehormatan dan Kehadiran: Dilema Piil Pesenggiri dalam Budaya Patriarki dan Kaitannya dengan Fenomena Fatherless pada Siswi MTsN 1 Tanggamus.”
Didampingi pembimbing riset Echa, para siswa menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas dukungan yang diberikan oleh Kementerian Agama Kabupaten Tanggamus. Mereka berharap dukungan tersebut menjadi tambahan motivasi untuk memberikan penampilan terbaik pada babak final KREASI Nasional 2026.
“Kami mengucapkan terima kasih atas perhatian dan dukungan yang diberikan. Mohon doa serta dukungannya agar kami dapat membawa nama baik MTsN 1 Tanggamus dan Kabupaten Tanggamus di tingkat nasional,” ujar tim riset bersama pembimbing.
Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tanggamus, Mahmuddin Aris Rayusman, mengapresiasi perjuangan para siswa yang telah mampu bersaing hingga tingkat nasional. Menurutnya, dukungan melalui Penzawa di bawah naungan Surana bersama pelaksana merupakan bagian dari upaya Kemenag dalam mendorong lahirnya generasi madrasah yang kreatif, inovatif, dan berdaya saing. Ia berharap keberhasilan Tim Riset MTsN 1 Tanggamus dapat menjadi inspirasi bagi madrasah lainnya untuk terus mengembangkan budaya riset dan prestasi. (Frans)