Cari berita, artikel, informasi, atau layanan

Daerah

Catatan Kecil Jalaluddin Kakankemenag Tulang Bawang

Rabu, 19 Maret 2025 Humas Tulang Bawang
Catatan Kecil Jalaluddin Kakankemenag Tulang Bawang
Humas Tulang Bawang
Humas Tulang Bawang

Keseimbangan Ilahi: Meneladani Keseimbangan Sifat Maskulin dan Feminin Allah Dalam Kehidupan : Refleksi Menteri Agama dalam Peringatan Nuzulul Qur’an. 

 

Dalam sambutannya pada peringatan Nuzulul Qur’an, Menteri Agama menyoroti bagaimana Allah memiliki keseimbangan sifat maskulin dan feminin. Allah bukan laki-laki atau perempuan, tetapi sifat-sifat-Nya mencerminkan kekuatan dan kelembutan sekaligus, yang menjadi teladan bagi umat manusia. 

 

Allah memiliki dua keseimbangan sifat yang menghadirkan keseimbangan dan keadilan: 

Asmaul Husna: Perpaduan Keagungan (Jalal) dan Keindahan (Jamal)

 

Sifat Maskulin (Kekuasaan dan Ketegasan) :

Al-Qawiyy (Maha Kuat)  Implementasi: ASN harus memiliki keteguhan dalam memegang prinsip dan menjalankan tugas tanpa ragu. 

 

Al-Jabbar (Maha Perkasa) Implementasi: Pemimpin harus berani mengambil keputusan besar yang memberi manfaat bagi masyarakat. 

 

Al-Malik (Maha Merajai) Implementasi: Setiap pejabat harus menjalankan kepemimpinan dengan penuh tanggung jawab dan adil. 

 

Sifat Feminin (Kasih Sayang dan Kelembutan):

Ar-Rahman (Maha Pengasih) Implementasi: ASN harus memberikan pelayanan kepada masyarakat dengan empati dan kepedulian. 

 

Al-Latif (Maha Lembut) Implementasi: Dalam menyelesaikan konflik, diperlukan pendekatan yang halus dan penuh kebijaksanaan. 

 

Al-Ghaffar (Maha Pengampun) Implementasi: Seorang pemimpin atau pegawai harus memiliki sikap memaafkan dan tidak mudah mendendam dalam bekerja. 

 

Meneladani Keseimbangan Allah dalam Kehidupan,  

Menteri Agama menegaskan bahwa keseimbangan ini harus tercermin dalam kehidupan sehari-hari :

 

Pemimpin harus tegas namun tetap bijak dalam mengambil Keputusan Orang tua harus kuat tetapi penuh kasih dalam mendidik anak-anaknya.  ASN harus berpegang pada aturan, tetapi tetap melayani dengan hati.

 

Pelajaran bagi Pegawai Aparatur SipilnNegara adalah :

Meneladani sifat Allah berarti menjaga keseimbangan: 

Ketegasan tanpa kasih sayang bisa menjadi kezaliman. Dalam menerapkan regulasi, harus tetap ada sisi kemanusiaan. 

 

Kelembutan tanpa ketegasan bisa menjadi kelemahan. Dalam melayani masyarakat, aturan tetap harus ditegakkan dengan bijak. 

 

Dalam peringatan Nuzulul Qur’an ini, Menteri Agama mengajak umat Islam untuk membangun karakter dengan keseimbangan ini, sebagaimana Al-Qur’an mengajarkan rahmat dan keadilan sekaligus. 

 

Semoga kita semua mampu menerapkan keseimbangan ini dalam kehidupan sehari-hari, baik dalam tugas sebagai ASN maupun dalam peran kita di masyarakat.