Tulang Bawang, Kemenag (Humas) — Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tulang Bawang, Johan Yusuf didampingi Kasi PAPKI Sumar menghadiri Halaqoh Pengasuh/Pimpinan Pondok Pesantren serta Tokoh Agama Kabupaten Tulang Bawang, Kamis (8/10/2026). Kegiatan tersebut melibatkan 80 pengasuh pondok pesantren.
Kegiatan berlangsung di Pondok Pesantren Alqudsi, Kecamatan Banjar Agung, dengan mengangkat tema “Peran Strategis Pengasuh Pondok Pesantren dalam Menjaga Harmoni Sosial dan Kebangsaan di Tengah Dinamika Global”.
Halaqoh digelar sebagai ruang konsolidasi dan koordinasi antara pimpinan pondok pesantren, tokoh agama, serta unsur pemerintah. Kegiatan tersebut juga menjadi wadah untuk bertukar gagasan, memperkuat silaturahmi, serta membahas berbagai tantangan kehidupan umat di tengah perubahan zaman.

Dalam sambutannya, Johan menyampaikan bahwa pondok pesantren memiliki posisi strategis dalam menjaga karakter bangsa. Menurutnya, peran Kyai dan Nyai tidak hanya sebagai pengajar, tetapi juga sebagai penguat nilai keagamaan di tengah perkembangan teknologi dan arus informasi.
Johan juga menekankan pentingnya peran pondok pesantren dalam membina generasi muda agar memiliki akhlak, kedisiplinan dan kepedulian sosial. Ia berharap pesantren terus melahirkan generasi yang memiliki pemahaman agama yang baik sekaligus mampu memberikan kontribusi bagi masyarakat.
“Masyarakat membutuhkan figur yang dapat menjadi penyejuk, pemberi nasihat, sekaligus perekat persatuan dan kerukunan. Ketika terjadi perbedaan di tengah masyarakat, kita berharap para pimpinan pondok pesantren dapat hadir memberikan pemahaman yang menenangkan dan mengedepankan dialog,” ujar Johan Yusuf.