Tulang Bawang, Kemenag (Humas) – Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tulang Bawang, Johan Yusuf, menghadiri acara Pemberian Penghargaan Juara Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI) Tingkat Provinsi Lampung Tahun 2026 yang berlangsung di Aula Saibatin, Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Lampung, Senin (19/10/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Lampung, Zulkarnain, Kepala Bagian Tata Usaha, Yan Maradonna, Kepala Bidang Pendidikan Madrasah, Herry Setiawan, serta para Kepala Kantor Kementerian Agama kabupaten/kota se-Provinsi Lampung.
Dalam kegiatan tersebut, Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Lampung memberikan penghargaan kepada 33 peserta terbaik yang berhasil meraih juara dalam ajang OMI Tingkat Provinsi Lampung Tahun 2026. Dari para juara tersebut, sebanyak 11 peserta dipersiapkan untuk mewakili Provinsi Lampung pada kompetisi tingkat nasional.
Pemberian penghargaan ini menjadi bentuk apresiasi atas kerja keras, dedikasi, dan prestasi para peserta didik madrasah yang telah menunjukkan kemampuan terbaiknya dalam berbagai bidang yang diperlombakan. Momentum tersebut sekaligus menjadi penyemangat bagi madrasah untuk terus meningkatkan kualitas pembelajaran dan melahirkan generasi berprestasi.
Dalam sambutannya, Kepala Kanwil Kemenag Provinsi Lampung, Zulkarnain, menyampaikan bahwa OMI merupakan wadah strategis bagi peserta didik untuk mengembangkan potensi akademik, mengasah kemampuan berpikir kritis, serta membangun karakter dan kepercayaan diri dalam berkompetisi.
Ia menjelaskan bahwa OMI Tingkat Provinsi Lampung Tahun 2026 diikuti oleh 495 peserta dari 15 kabupaten dan kota. Dari keseluruhan peserta tersebut, sebanyak 33 siswa berhasil meraih juara pertama, kedua, dan ketiga dalam berbagai bidang kompetisi.
“Dari 495 peserta yang berkompetisi dari 15 kabupaten dan kota, pada hari ini kita mendapatkan 33 peserta yang berhasil mendapatkan juara satu, dua, dan tiga,” ujar Zulkarnain dalam sambutannya.
Menurutnya, capaian tersebut merupakan hasil dari kerja keras peserta didik, dukungan para guru, pembinaan madrasah, serta sinergi seluruh pihak yang berkomitmen memajukan pendidikan madrasah di Provinsi Lampung. Ia berharap para juara dapat terus meningkatkan kemampuan dan mempersiapkan diri untuk menghadapi kompetisi di tingkat nasional.
Kegiatan ini juga dirangkaikan dengan pembinaan terhadap 33 Kepala Seksi Pendidikan Madrasah (Kasi Penmad) dan kepala madrasah se-Provinsi Lampung. Pembinaan tersebut menjadi bagian penting dalam memperkuat koordinasi, meningkatkan profesionalisme, serta mendorong pengelolaan pendidikan madrasah yang semakin berkualitas dan berdaya saing.