Cari berita, artikel, informasi, atau layanan

Daerah

Ketua DWP Kemenag Tulang Bawang Ajak Para Peserta Merajut Kebersamaan dan Melestarikan Budaya di Momen Lomba Nasi Tumpeng HAB Ke 79 Kementerian Agama

Jumat, 03 Januari 2025 Humas Tulang Bawang
Ketua DWP Kemenag Tulang Bawang Ajak Para Peserta Merajut Kebersamaan dan Melestarikan Budaya di Momen Lomba Nasi Tumpeng HAB Ke 79 Kementerian Agama
Humas Tulang Bawang
Humas Tulang Bawang

Tulang Bawang, Kemenag (Humas) -- Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Tulang Bawang, Netty Hermina Jalalauddin, bersama Wakil Ketua Alkok Daswati,  menjadi juri dalam perlombaan nasi tumpeng yang digelar di halaman Kantor Kemenag, Jumat (03/01/2025).

Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian acara peringatan Hari Amal Bhakti (HAB) Ke-79 Kementerian Agama Republik Indonesia, yang diadakan setelah pelaksanaan Upacara HAB Ke-79.

Lomba nasi tumpeng ini melibatkan peserta dari berbagai unit di lingkungan Kemenag, di antaranya gabungan beberapa Kantor Urusan Agama (KUA) dari berbagai kecamatan, madrasah seperti MIN, MTsN, dan MAN, serta Kantor Kemenag Kabupaten Tulang Bawang. Sebanyak 28 nasi tumpeng dipajang dalam lomba yang penuh kreativitas dan semangat kebersamaan ini.

Menurut Netty selaku Ketua DWP serta dewan juri  menjelaskan penilaian lomba nasi tumpeng ini dilakukan berdasarkan beberapa kriteria, yakni cita rasa, kelengkapan bumbu, kerapihan, kreativitas, dan penyajian. “Para peserta menunjukkan kreativitas yang luar biasa dalam menyusun nasi tumpeng, dan penilaiannya juga mencakup rasa serta keseimbangan penyajiani hidangan,” ujar Netty.

Beliau mengucapkan terima kasih kepada seluruh peserta yang telah berpartisipasi dalam perlombaan ini. "Kami menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada peserta yang telah berkenan ikut meramaikan lomba ini. Semoga acara ini dapat mempererat tali silaturahmi serta menambah semangat dalam memperingati Hari Amal Bakti ke 79 Kementerian Agama," tambahnya.

Menurut Netty menyampaikan bahwa kegiatan ini bukan sekadar ajang kompetisi, tetapi juga bentuk kebersamaan dan rasa syukur dalam rangka memperingati HAB Ke-79. Melalui perlombaan nasi tumpeng ini, kita ingin menumbuhkan rasa persatuan dan kebersamaan antarpegawai, sekaligus melestarikan budaya kuliner khas Indonesia," ungkapnya.

"Saya sangat terkesan dengan kreativitas peserta. Setiap tumpeng memiliki karakteristik unik, dan hal ini mencerminkan keragaman budaya yang ada di Tulang Bawang.” tambahnya.

Perlombaan ini berlangsung dengan penuh antusiasme para peserta tidak hanya menampilkan nasi kuning berbentuk kerucut khas tumpeng, tetapi juga melengkapinya dengan berbagai lauk-pauk seperti ayam goreng, urap, telur, sambal goreng, dan lain-lain yang ditata secara artistik. Tidak sedikit peserta yang menambahkan sentuhan inovasi modern dalam penyajian mereka, seperti penggunaan bahan organik dan hiasan alami.

Acara diakhiri dengan makan bersama dan ramah tamah, di mana seluruh peserta dan tamu undangan menikmati nasi tumpeng yang telah disiapkan. Suasana penuh kebersamaan dan kehangatan menjadi penutup yang sempurna bagi rangkaian kegiatan peringatan Hari Amal Bhakti Ke-79.


Editor: Aditya Catur