Way Kanan, Kemenag (Humas) — Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Way Kanan, Masir Ibrahim, melepas 11 peserta Pramuka madrasah yang akan mewakili Kabupaten Way Kanan pada Jambore Nasional di Cibubur, Jakarta Timur, 13–20 Agustus 2026. Pelepasan tersebut dirangkaikan dengan Apel Siaga Pramuka yang berlangsung di Halaman Kantor Kemenag Way Kanan, Senin (10/8/2026).
Sebanyak 11 peserta tersebut merupakan perwakilan dari sejumlah lembaga pendidikan di Kabupaten Way Kanan, di antaranya MTs Ma’arif Bumi Baru, MTsN 1 Way Kanan, MTs GUPPI Banjit, Pondok Pesantren Modern Mesir Sakti, MTsN 2 Way Kanan, MTs Miftahul Ulum Way Tuba, MTs Mathla’ul Anwar Gunung Baru, MTs PSM Suka Agung, dan MTs Darul Ulum Buay Bahuga, serta perwakilan dari SD dan SMP lainnya di Kabupaten Way Kanan.
Kegiatan tersebut diikuti peserta Pramuka dari madrasah dan sekolah di Kabupaten Way Kanan. Turut hadir Kepala Subbagian Tata Usaha Kemenag Way Kanan, para Kepala Seksi, ASN Kantor Kemenag Way Kanan, serta pegawai Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Blambangan Umpu.
Bertindak sebagai pemimpin apel, Masir Ibrahim menyampaikan sejumlah arahan kepada peserta. Ia mengucapkan selamat kepada 11 peserta yang mendapat kesempatan mengikuti Jambore Nasional sekaligus berpesan agar mereka mengikuti seluruh rangkaian kegiatan secara maksimal dan memberikan kemampuan terbaik untuk membawa nama baik daerah.
“Selamat kepada 11 anak-anak yang akan berangkat mengikuti Jambore Nasional sebagai perwakilan Way Kanan. Ikutilah dengan semaksimal mungkin dan berikanlah yang terbaik untuk mengharumkan nama Kabupaten Way Kanan,” tegas Masir Ibrahim di hadapan peserta apel.
Masir Ibrahim berharap keikutsertaan peserta didik madrasah dalam Jambore Nasional dapat menjadi ruang untuk mengembangkan karakter, kedisiplinan, kemandirian, kepemimpinan, dan kemampuan bekerja sama. Ia juga meminta para peserta menjadikan kegiatan tersebut sebagai kesempatan untuk menambah pengalaman dan menunjukkan potensi terbaik yang dimiliki.
Pada kesempatan tersebut, Masir Ibrahim menyampaikan apresiasi kepada Kwartir Cabang (Kwarcab) Kabupaten Way Kanan, khususnya Kakak Tumpu dan Kakak Suwarno, yang telah memberikan dukungan dan memfasilitasi kegiatan peserta Pramuka.
“Saya ucapkan terima kasih juga kepada Kwarcab Kabupaten Way Kanan, Kakak Tumpu dan Kakak Suwarno, yang telah memfasilitasi kegiatan anak-anak,” ujarnya.
Selain pelepasan peserta Jambore Nasional, Masir Ibrahim menyampaikan rencana aksi perubahan di lingkungan Kantor Kemenag Way Kanan berupa pengembangan kawasan taman di bagian belakang kantor yang akan diarahkan menjadi Taman Kerukunan Ekoteologi.
“Di samping itu, kita juga akan melaksanakan satu aksi perubahan besar di taman belakang yang nantinya akan dibangun Taman Kerukunan Ekoteologi,” ungkapnya.
Menurutnya, keberadaan Taman Kerukunan Ekoteologi diharapkan menjadi bagian dari upaya menghadirkan ruang yang mendukung nilai-nilai kerukunan, kepedulian terhadap lingkungan, dan penguatan kehidupan beragama yang harmonis.
Dalam kesempatan yang sama, Masir Ibrahim juga mendorong jajaran pembina Pramuka untuk segera membentuk Satuan Karya (Saka) Amal Bhakti Kabupaten Way Kanan. Pembentukan Saka tersebut diharapkan dapat menjadi wadah pengembangan kegiatan kepramukaan yang memiliki keterkaitan dengan nilai pengabdian dan pembinaan generasi muda.
“Saya punya satu keinginan untuk Kakak-Kakak pembina, agar segera membentuk Saka Amal Bhakti Kabupaten Way Kanan,” pungkasnya.
Apel Siaga Pramuka dan pelepasan peserta Jambore Nasional tersebut menjadi salah satu bentuk dukungan Kemenag Way Kanan terhadap pengembangan potensi peserta didik madrasah melalui kegiatan kepramukaan. Melalui kegiatan tersebut, para peserta diharapkan mampu membawa semangat madrasah, menjunjung nilai kedisiplinan dan kebersamaan, serta memberikan prestasi terbaik bagi Kabupaten Way Kanan.(Humas)