Way Kanan, Kemenag (Humas) -- Metode pembelajaran
Gasing (Gampang, Asyik, dan Menyenangkan) menjadi perhatian Kepala Kantor
Wilayah Kementerian Agama Provinsi lampung Puji Raharjo untuk diterapkan di
madrasah, setelah sebelumnya Kakanwil meneken MoU dengan Menteri Agama.
Untuk mendukung program tersebut Kepala MAN 1 Way
Kanan Ahmad Zazili selaku ketua panitia pelaksana berkolaborasi dengan MTsN 1 Way Kanan dan MTsN 2 Way Kanan mengadakan
“Diseminasi Madrasah Pandai Berhitung
Menggunakan Metode Gasing” yang diikuti oleh guru mata pelajaran matematika
oleh seluruh anggota KKM.
Ahmad Zazili dalam laporannya mengatakan penggunaan
metode Gasing ini sangat bagus untuk diterapkan di madrasah, “metode ini
menjadi solusi penerapan pendidikan matematika di madrasah dengan mengedepankan
logika berpikir, serta peningkatan prestasi akademik peserta didik dalam bidang
numerasi” tuturnya.
Dijelasakannya bahwa metode gampang, asyik dan
menyenangkan (Gasing) ini bukan hanya untuk gurunya saja, tetapi juga untuk
siswa. Oleh sebab itu sebagus apapun metodenya tanpa ditunjang oleh guru yang
menguasai metode maka tidak bisa tercapai output yang maksimal.
Hal senada disampaikan oleh Kasi Pendidikan Madrasah
Hayamudin yang hadir membuka Diseminasi Madrasah Pandai Berhitung Menggunakan Metode
Gasing mewakili Kepala Kantor Kemenag.
Hayamudin dalam sambutannya menegaskan kehadiran kita
ditempat ini tentunya menunjukkan bahwa kita punya semangat untuk memajukan madrasah
untuk mendukung program ini. Menurutnya Induk KKM harus terkoordinasi dan
anggota KKM harus mengikuti kebijakan dari Induk KKM, Dimana kebijakan Induk
KKM tentunya bersumber dari Pemerintah.
Hayamudin berharap Metode Gasing ini tidak hanya akan
membuat siswa madrasah pandai berhitung, namun juga berguna untuk siswa
madrasah dalam menggunakan logika untuk memutuskan segala sesuatunya.
Kegiatan ini diharapkan dapat merubah mindset dan membekali
guru dengan keterampilan mengajar yang lebih efektif melalui metode Gasing dan,
Memudahkan siswa dalam memahami materi pelajaran, meningkatkan efektivitas
pembelajaran di madrasah.
Pasca pelatihan nanti diharapakan masing-masing dapat
memberikan laporannya. Nantinya seksi Pendidikan madrasah beserta pengawas akan
melakukan monitoring dan evaluasi untuk melihat sejauh mana implementasi metode
Gasing di lapangan tutupnya.
Pembukaan diseminasi ini dihadiri oleh Kasi Pendidikan Madrasah, Pengawas Madrasah Pembina, Kepala MAN 1, MTsN 1, MTsN 2 Way Kanan, kepala madrasah anggota KKM, serta diikuti oleh 47 peserta, digelar mulai tanggal 9-11 Oktober 2024 bertempat di Hotel Grand Sinar Kecamatan Blambangan Umpu. (Hand/Fit)
Editor : Fadilah