Cari berita, artikel, informasi, atau layanan

Daerah

Siswa Way Kanan Raih Juara III OMI 2026 Tingkat Provinsi, Kemenag Dorong Penguatan Prestasi Madrasah

Senin, 19 Oktober 2026 • Humas Way Kanan •Editor: Anggithya
Siswa Way Kanan Raih Juara III OMI 2026 Tingkat Provinsi, Kemenag Dorong Penguatan Prestasi Madrasah
Humas Way Kanan
Humas Way Kanan
Foto: Humas Kanwil Kemenag Lampung

Way Kanan, Kemenag (Humas) — Prestasi membanggakan ditorehkan peserta didik asal Kabupaten Way Kanan dalam Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI) Tingkat Provinsi Lampung Tahun 2026. Muhammad Apif Januariyansyah dari SMPN 2 Rebang Tangkas berhasil meraih juara III pada bidang Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) Terintegrasi tingkat Madrasah Tsanawiyah (MTs).

Capaian tersebut tercantum dalam daftar resmi pemenang OMI Tingkat Provinsi Lampung Tahun 2026 yang diterbitkan Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Lampung. Prestasi ini menjadi bukti bahwa peserta didik dari Kabupaten Way Kanan memiliki peluang untuk bersaing dan menunjukkan kemampuan di tingkat provinsi.

Sebagai bentuk apresiasi atas capaian para juara, Kanwil Kemenag Provinsi Lampung menggelar kegiatan pemberian penghargaan pada Senin (19/10/2026), pukul 13.00 WIB, di Aula Saibatin, Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Lampung. Kegiatan tersebut sekaligus dirangkaikan dengan pembinaan Kepala Seksi Pendidikan Madrasah/Pendidikan Islam dan kepala madrasah negeri se-Provinsi Lampung.

Dalam kegiatan tersebut, staf Seksi Pendidikan Madrasah (Penmad) Kemenag Way Kanan, Yunidar, hadir menerima penghargaan mewakili Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Way Kanan dan Kepala Seksi Penmad.

Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Way Kanan, Masir Ibrahim, yang berhalangan hadir dalam kegiatan tersebut, menyampaikan apresiasi atas prestasi Muhammad Apif Januariyansyah yang berhasil meraih juara III OMI Tingkat Provinsi Lampung Tahun 2026 bidang IPS Terintegrasi.

“Prestasi ini patut kita apresiasi dan syukuri bersama. Capaian yang diraih Muhammad Apif Januariyansyah diharapkan menjadi motivasi bagi peserta didik lainnya untuk terus belajar, mengembangkan potensi, dan berani berkompetisi. Kami berharap keberhasilan ini menjadi penyemangat bagi madrasah dan seluruh satuan pendidikan untuk terus meningkatkan kualitas pembelajaran serta pembinaan peserta didik secara berkelanjutan,” ujar Masir Ibrahim.

Ia menegaskan bahwa peningkatan mutu pendidikan membutuhkan komitmen bersama, mulai dari peserta didik, guru, kepala madrasah, hingga seluruh pemangku kepentingan pendidikan. Menurutnya, prestasi bukan semata-mata tentang memperoleh penghargaan, tetapi juga menjadi bagian dari upaya membangun generasi yang berilmu, berkarakter, dan berdaya saing.

Penghargaan ini tidak semata-mata menjadi pengakuan atas keberhasilan peserta didik, tetapi juga menjadi dorongan bagi satuan pendidikan untuk memperkuat pembinaan akademik secara terencana dan berkelanjutan. Kompetisi seperti OMI memberikan ruang bagi siswa untuk mengembangkan kemampuan berpikir kritis, memperluas wawasan, serta mengukur kompetensi melalui persaingan yang sehat.

Bagi Kemenag Way Kanan, capaian Muhammad Apif Januariyansyah menjadi momentum untuk terus mendorong madrasah dan satuan pendidikan terkait agar meningkatkan kualitas pembelajaran, memperkuat pendampingan peserta didik, serta mengidentifikasi potensi siswa sejak dini. Prestasi tidak lahir secara instan, melainkan melalui proses belajar, ketekunan, dukungan pendidik, dan pembinaan yang konsisten.

Kemenag Way Kanan berharap capaian tersebut dapat menginspirasi peserta didik lainnya untuk berani berkompetisi dan mengukir prestasi. Dukungan seluruh unsur pendidikan diperlukan agar potensi generasi muda daerah dapat berkembang optimal dan memberikan kontribusi bagi peningkatan mutu pendidikan.

Melalui momentum OMI 2026, Kemenag Way Kanan menegaskan komitmennya untuk terus mendukung pengembangan prestasi peserta didik serta mendorong pendidikan yang berkualitas, berkarakter, dan berdaya saing.(Humas)