Way Kanan, KUA Negeri Besar (Humas)— Upaya untuk memperkuat peran dan kualitas Penyuluh Agama Islam terus dilakukan oleh Kementerian Agama. Salah satunya melalui kegiatan Pembinaan dan Sarasehan IPARI (Ikatan Penyuluh Agama Republik Indonesia) Kabupaten Way Kanan, yang dilaksanakan di Aula Amal Bhakti Kantor Kemenag Way Kanan, pada Kamis (24/7).
Dengan mengusung tema “Saatnya Penyuluh Bicara, Bergerak, dan Berdampak”, kegiatan ini menjadi ajang penting untuk meningkatkan semangat, soliditas, dan profesionalitas para penyuluh, termasuk dari KUA Kecamatan Negeri Besar yang turut hadir dan aktif mengikuti rangkaian kegiatan.
Selama kegiatan berlangsung, para penyuluh diberikan pembekalan seputar penguatan peran keagamaan di masyarakat, peningkatan kapasitas diri, serta strategi komunikasi dakwah yang relevan dengan tantangan zaman. Kegiatan ini juga menjadi momentum untuk membangun kebersamaan dan mempererat sinergi antarpenyuluh dari berbagai kecamatan di Kabupaten Way Kanan.
Selain sebagai ajang pembinaan, sarasehan ini turut menjadi ruang refleksi bagi para penyuluh dalam mengevaluasi peran serta kontribusi mereka selama ini di lapangan. Diskusi yang berlangsung dengan suasana akrab mendorong munculnya berbagai gagasan dan semangat baru dalam melayani umat.
Keikutsertaan Penyuluh Agama Islam dari KUA Kecamatan Negeri Besar menunjukkan komitmen mereka untuk terus belajar dan berkembang dalam menjalankan tugas-tugas keumatan. Kegiatan ini juga mempertegas bahwa peran penyuluh bukan hanya sebagai penyampai informasi agama, tetapi sebagai penggerak perubahan sosial yang positif di tengah masyarakat.
Dengan terselenggaranya kegiatan ini, diharapkan para penyuluh semakin siap menghadapi tantangan dakwah yang kompleks, serta mampu memberikan kontribusi nyata bagi pembinaan masyarakat yang religius, harmonis, dan berkarakter. (Tomy/Asep).