Jl. H. Muchtar No. 1, Komering Agung, Kecamatan Gunung Sugih, Kabupaten Lampung Tengah, Lampung 34161 kemenaglamteng@gmail.com

Cari berita, artikel, informasi, atau layanan

Daerah

Hari Santri 2026, Kemenag Lamteng Gaungkan Semangat Perjuangan Ulama di Ponpes Darussa’adah

Kamis, 22 Oktober 2026 • Humas Lampung Tengah •Editor: Aziz
Hari Santri 2026, Kemenag Lamteng Gaungkan Semangat Perjuangan Ulama di Ponpes Darussa’adah
Humas Lampung Tengah
Humas Lampung Tengah
Foto: Humas Lampung Tengah

Lampung Tengah, Kemenag (Humas) — Semangat perjuangan ulama dan santri dalam menjaga nilai-nilai keagamaan serta merawat persatuan bangsa menjadi pesan penting dalam peringatan Hari Santri Nasional Tahun 2026 di Pondok Pesantren Darussa’adah, Seputih Jaya, Kabupaten Lampung Tengah, Kamis (22/10/2026). Kepala Subbagian Tata Usaha Kantor Kementerian Agama Kabupaten Lampung Tengah, H. Khairil Anwar Pohan, S.Ag., M.AP., bertindak sebagai pembina upacara sekaligus membacakan amanat Menteri Agama Republik Indonesia.

Upacara tersebut diikuti oleh para kepala seksi dan penyelenggara, pejabat fungsional umum (JFU) dan pejabat fungsional tertentu (JFT) di lingkungan Kemenag Lampung Tengah, pengurus Pondok Pesantren Darussa’adah, serta para siswa dan siswi pesantren. Kehadiran jajaran Kementerian Agama bersama keluarga besar pesantren menjadi wujud kebersamaan dalam memperingati momentum penting bagi dunia pendidikan Islam di Indonesia.

Dalam amanat Menteri Agama yang dibacakannya, Khairil Anwar Pohan menyampaikan pesan mengenai pentingnya meneladani perjuangan para ulama dan santri dalam mempertahankan kemerdekaan serta menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Hari Santri tidak sekadar menjadi peringatan tahunan, tetapi juga momentum untuk memperkuat komitmen dalam mengembangkan pendidikan keagamaan, membangun karakter, dan menumbuhkan semangat pengabdian kepada bangsa.

Peringatan Hari Santri Nasional juga menjadi pengingat bahwa pesantren memiliki peran penting dalam perjalanan pendidikan dan kehidupan sosial masyarakat. Melalui tradisi keilmuan, pembinaan akhlak, serta penanaman nilai-nilai kebangsaan, pesantren berkontribusi dalam membentuk generasi yang berpengetahuan, berintegritas, dan memiliki kepedulian terhadap lingkungan sekitarnya.

Khairil Anwar Pohan menegaskan bahwa santri masa kini perlu mempersiapkan diri untuk menghadapi perkembangan zaman tanpa meninggalkan nilai-nilai agama sebagai landasan kehidupan. Penguasaan ilmu pengetahuan, pembentukan akhlak mulia, kemandirian, dan semangat kebangsaan menjadi bekal penting agar santri mampu berperan aktif dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.

Menurutnya, semangat Hari Santri harus diwujudkan melalui kesungguhan dalam menuntut ilmu, kedisiplinan, serta pengamalan nilai-nilai agama dalam kehidupan sehari-hari. Dengan demikian, santri tidak hanya menjadi penerus tradisi keilmuan Islam, tetapi juga mampu memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan masyarakat dan bangsa.

Keterlibatan jajaran Kemenag Lampung Tengah dalam upacara tersebut sekaligus mencerminkan dukungan terhadap penguatan pendidikan pesantren dan pembinaan generasi muda yang berlandaskan nilai-nilai keagamaan. Sinergi antara Kementerian Agama dan lembaga pendidikan Islam diharapkan terus terpelihara untuk mendukung lahirnya generasi yang religius, berkarakter, dan berwawasan kebangsaan.

Melalui peringatan Hari Santri Nasional 2026, Kemenag Lampung Tengah berharap para santri Pondok Pesantren Darussa’adah semakin termotivasi untuk memperdalam ilmu, menjaga akhlak, memperkuat persaudaraan, serta mengambil bagian dalam pembangunan bangsa.

Hari Santri menjadi pengingat bahwa semangat perjuangan para ulama dan santri terdahulu harus terus hidup dalam diri generasi penerus. Dari pesantren, nilai keilmuan, keimanan, dan kebangsaan diharapkan terus tumbuh menjadi kekuatan dalam merawat persatuan serta membangun Indonesia yang lebih maju.