Jl. H. Muchtar No. 1, Komering Agung, Kecamatan Gunung Sugih, Kabupaten Lampung Tengah, Lampung 34161 kemenaglamteng@gmail.com

Cari berita, artikel, informasi, atau layanan

Daerah

Kemenag Lamteng Perkuat Peran Penyuluh Agama melalui Literasi Syariah dan Ekoteologi

Senin, 19 Oktober 2026 • Humas Lampung Tengah •Editor: Aziz
Kemenag Lamteng Perkuat Peran Penyuluh Agama melalui Literasi Syariah dan Ekoteologi
Humas Lampung Tengah
Humas Lampung Tengah
Foto: Humas Lampung Tengah

Lampung Tengah, Kemenag (Humas) — Penguatan kapasitas penyuluh agama Islam terus menjadi bagian penting dalam meningkatkan kualitas pembinaan keagamaan di tengah masyarakat. Sejalan dengan upaya tersebut, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Lampung Tengah, H. Maryan Hasan, S.Ag., M.Pd.I., menghadiri Retreat Penyuluh Agama Islam Provinsi Lampung yang diselenggarakan oleh Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Lampung.

Kegiatan yang dijadwalkan berlangsung pada Rabu, 14 Oktober 2026, bertempat di Taman Wisata PKK Agro Park, Sabah Balau, Kabupaten Lampung Selatan.

Retreat tersebut mengusung tema “Penguatan Literasi Keuangan Syariah dan Ekoteologi sebagai Pilar Penyuluh Agama Islam Berdampak.” Tema ini menempatkan penguatan kompetensi penyuluh tidak hanya pada aspek pemahaman dan penyampaian ajaran agama, tetapi juga pada kemampuan merespons persoalan sosial, ekonomi, dan lingkungan yang dihadapi masyarakat.

Literasi keuangan syariah menjadi salah satu aspek yang relevan dalam pembinaan umat, terutama untuk meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pengelolaan keuangan yang sesuai dengan prinsip syariah. Melalui edukasi yang tepat, penyuluh agama dapat berkontribusi dalam memperluas wawasan masyarakat mengenai pengelolaan keuangan secara bijak, penguatan kemandirian ekonomi, serta pemanfaatan layanan keuangan syariah secara bertanggung jawab.

Sementara itu, ekoteologi menekankan hubungan antara nilai-nilai keagamaan dan tanggung jawab manusia dalam menjaga kelestarian lingkungan. Perspektif ini membuka ruang bagi penyuluh untuk menyampaikan pesan keagamaan yang mendorong kepedulian ekologis, pengelolaan lingkungan secara bertanggung jawab, serta pembentukan perilaku masyarakat yang selaras dengan prinsip kemaslahatan.

Kedua bidang tersebut memperluas ruang pengabdian penyuluh agama Islam. Peran penyuluh tidak hanya berkaitan dengan penyampaian materi keagamaan, tetapi juga mencakup pendampingan masyarakat dalam memahami dan menerapkan nilai-nilai agama untuk menjawab tantangan kehidupan sehari-hari.

Bagi Kementerian Agama Kabupaten Lampung Tengah, penguatan kapasitas penyuluh menjadi bagian dari upaya mendorong pelayanan keagamaan yang profesional, adaptif, dan relevan dengan kebutuhan masyarakat. Penyuluh agama memiliki posisi strategis karena berinteraksi langsung dengan berbagai kelompok masyarakat serta menjadi penghubung dalam pelaksanaan program pembinaan keagamaan di tingkat akar rumput.

Kehadiran Kepala Kemenag Lampung Tengah dalam kegiatan tersebut diharapkan dapat memperkuat dukungan kelembagaan terhadap peningkatan kompetensi penyuluh agama Islam. Dukungan tersebut penting agar hasil penguatan kapasitas dapat diteruskan dalam kegiatan penyuluhan, edukasi, dan pendampingan masyarakat di wilayah kerja masing-masing.

Selain pengembangan kompetensi, retreat ini juga menjadi kesempatan untuk mempererat koordinasi dan pertukaran pengalaman antarpenyuluh agama Islam se-Provinsi Lampung. Interaksi lintas kabupaten dan kota diharapkan dapat memperluas wawasan, mendorong berbagi praktik baik, serta memperkuat sinergi dalam pelaksanaan program pembinaan umat.

Melalui penguatan literasi keuangan syariah dan ekoteologi, penyuluh agama Islam diharapkan semakin mampu menghadirkan pendekatan pembinaan yang menjawab kebutuhan masyarakat secara lebih luas. Dengan demikian, pelayanan keagamaan tidak hanya memperkuat pemahaman spiritual, tetapi juga berkontribusi terhadap peningkatan kesejahteraan dan tumbuhnya kepedulian terhadap lingkungan.

Kemenag Lampung Tengah terus mendorong penguatan peran penyuluh agama Islam agar pelaksanaan tugas pembinaan dan pelayanan keagamaan semakin berkualitas serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.