Jl. H. Muchtar No. 1, Komering Agung, Kecamatan Gunung Sugih, Kabupaten Lampung Tengah, Lampung 34161 kemenaglamteng@gmail.com

Cari berita, artikel, informasi, atau layanan

Daerah

Penyelenggara Hindu Lamteng Ikuti Arahan Dirjen Bimas Hindu, Siapkan Penguatan Program Strategis

Rabu, 21 Oktober 2026 • Humas Lampung Tengah •Editor: Aziz
Penyelenggara Hindu Lamteng Ikuti Arahan Dirjen Bimas Hindu, Siapkan Penguatan Program Strategis
Humas Lampung Tengah
Humas Lampung Tengah
Foto: Humas Lampung Tengah

Lampung Tengah, Kemenag (Humas) — Penguatan koordinasi dan peningkatan kualitas pelayanan keagamaan Hindu menjadi fokus dalam agenda Buda Sanggrahana bertajuk Dirjen Bimas Hindu Menyapa dan Mendengar yang diikuti Penyelenggara Hindu Kantor Kementerian Agama Kabupaten Lampung Tengah, Dewa Gede Raka Ananta, S.Ag., M.Pd.H., Rabu (21/10/2026).

Kegiatan rapat koordinasi tersebut dilaksanakan secara luring dan daring melalui Zoom Meeting sebagai wadah komunikasi antara Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Hindu Kementerian Agama RI dengan jajaran pelaksana layanan keagamaan Hindu di berbagai daerah. Forum ini diarahkan untuk memperkuat sinergi, menyelaraskan program kerja, serta menghimpun masukan guna meningkatkan efektivitas pelayanan kepada umat.

Kegiatan diawali dengan arahan dan pembinaan Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Hindu Kementerian Agama RI, Prof. Dr. Drs. I Nengah Duija, M.Si. Melalui agenda Menyapa dan Mendengar, jajaran Bimas Hindu membangun ruang komunikasi yang terbuka untuk memperkuat koordinasi sekaligus memastikan pelaksanaan program berjalan selaras dengan kebutuhan pelayanan di lapangan.

Buda Sanggrahana menjadi bagian penting dalam membangun hubungan kerja yang lebih terintegrasi antara pusat dan daerah. Komunikasi yang berkesinambungan diharapkan dapat membantu mengidentifikasi tantangan pelaksanaan program, menyamakan pemahaman terhadap kebijakan, serta mendorong lahirnya langkah-langkah strategis dalam pengembangan layanan agama dan pendidikan Hindu.

Rapat koordinasi tersebut diikuti berbagai unsur, mulai dari pejabat eselon II, III, dan IV, pejabat fungsional ahli madya dan ahli muda, pimpinan perguruan tinggi keagamaan Hindu negeri, jajaran Kantor Wilayah Kementerian Agama, hingga Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten/Kota se-Provinsi Bali. Peserta lainnya meliputi kepala bidang atau pembimbing masyarakat Hindu, kepala seksi atau penyelenggara Hindu, serta Kelompok Kerja Penyuluh (Pokjaluh) Agama Hindu dari berbagai wilayah di Indonesia.

Sejumlah agenda strategis turut dibahas, mencakup optimalisasi Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) Kementerian Agama, persiapan Utsawa Dharma Gita (UDG) Tingkat Nasional, perencanaan anggaran Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Hindu, serta pengembangan program Rumah Bina Keluarga Sukinah.

Pembahasan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat tata kelola program dan memastikan setiap kebijakan dapat diterjemahkan menjadi layanan yang efektif, terarah, dan memberikan manfaat bagi umat. Optimalisasi PTSP, misalnya, menjadi perhatian dalam mendorong pelayanan yang lebih mudah diakses, transparan, dan profesional. Sementara itu, persiapan UDG Nasional serta program Rumah Bina Keluarga Sukinah memperlihatkan pentingnya kesinambungan pembinaan kehidupan keagamaan, pelestarian nilai-nilai Hindu, dan penguatan ketahanan keluarga.

Keikutsertaan Penyelenggara Hindu Kemenag Lampung Tengah dalam forum tersebut menjadi bagian dari upaya mengikuti perkembangan kebijakan dan program Bimas Hindu di tingkat pusat. Hasil koordinasi diharapkan dapat menjadi referensi dalam memperkuat pelaksanaan tugas, meningkatkan kualitas pembinaan umat, serta mengoptimalkan pelayanan keagamaan Hindu di Kabupaten Lampung Tengah.

Melalui Buda Sanggrahana, sinergi antara pemerintah pusat dan pelaksana layanan di daerah diharapkan semakin kokoh. Komunikasi yang terbuka dan koordinasi yang terarah menjadi modal penting untuk menghadirkan pelayanan keagamaan yang profesional, inklusif, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat, sejalan dengan semangat Kemenag Berdampak.