Mesuji, Kemenag (Humas) – Menyambut Hari Santri 2026, Kantor Kementerian Agama Kabupaten Mesuji melalui Seksi Pendidikan Islam menggelar aksi bersih lingkungan dan penanaman bibit pohon di satuan kerja pendidikan, mulai dari madrasah, RA, hingga pondok pesantren. Kegiatan ini menjadi bagian dari penerapan ekoteologi, salah satu program Asta Protas Kementerian Agama, melalui kepedulian terhadap kebersihan dan kelestarian lingkungan.
Kegiatan berlangsung pada Senin (19/10/2026) di tiga lokasi, yakni MTsN 2 Mesuji, MIN 1 Mesuji, dan Pondok Pesantren Daar El Fikri. Pelaksanaan di MTsN 2 Mesuji dan MIN 1 Mesuji dipimpin langsung oleh Plt. Kepala Seksi Pendidikan Islam Kemenag Mesuji, Gusdianto, yang mewakili Kepala Kantor Kemenag Mesuji, A. Jalaluddin
Selain membersihkan lingkungan satuan pendidikan, kegiatan juga diisi dengan penanaman bibit pohon sebagai upaya menumbuhkan kepedulian terhadap kelestarian alam. Lingkungan madrasah dan pesantren diharapkan tidak hanya menjadi tempat belajar agama dan ilmu pengetahuan, tetapi juga ruang untuk membiasakan perilaku peduli lingkungan.
Gusdianto menegaskan, peringatan Hari Santri perlu diisi dengan kegiatan nyata yang manfaatnya dapat dirasakan oleh lingkungan pendidikan dan masyarakat. “Hari Santri bukan hanya tentang mengenang perjuangan santri, tetapi juga bagaimana nilai-nilai kepedulian dan tanggung jawab diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari, termasuk menjaga kebersihan dan merawat lingkungan,” ujarnya.

Aksi bersih lingkungan dan penanaman pohon sejalan dengan semangat ekoteologi yang mendorong umat beragama untuk menjaga alam sebagai bagian dari tanggung jawab moral dan keagamaan. Karena itu, kebiasaan menjaga kebersihan dan merawat tanaman perlu terus ditanamkan kepada peserta didik maupun warga pondok pesantren
Melalui kegiatan ini, Kemenag Mesuji mendorong madrasah, RA, dan pondok pesantren untuk menjadikan kepedulian terhadap lingkungan sebagai bagian dari budaya pendidikan. Upaya tersebut diharapkan dapat berlanjut melalui pemeliharaan kebersihan lingkungan dan perawatan bibit pohon yang telah ditanam. (mutia)