Rawajitu Utara, KUA (Humas) – Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Rawajitu Utara melaksanakan sosialisasi pencegahan pernikahan usia dini melalui program BERANI (Bersama Remaja Anti Nikah Dini) di SMAN 1 Rawajitu Utara, Selasa (20/10/2026).
Kegiatan ini dilaksanakan melalui kolaborasi dengan Pemerintah Kecamatan Rawajitu Utara yang diwakili Norman sebagai upaya meningkatkan pemahaman remaja tentang pentingnya pendidikan, perencanaan masa depan, dan kesiapan sebelum memasuki kehidupan berumah tangga.
Kegiatan diawali dengan pembukaan dan penyampaian tujuan sosialisasi kepada para siswa. Selanjutnya, peserta mendapatkan edukasi mengenai pencegahan pernikahan usia dini, pentingnya melanjutkan pendidikan, serta kesiapan diri dalam membangun rumah tangga. Dalam penyampaian materi, siswa diajak memahami bahwa pernikahan tidak hanya membutuhkan kesiapan emosional, tetapi juga kesiapan mental, kesehatan, tanggung jawab, dan kemampuan membangun keluarga yang harmonis.
Melalui program BERANI, KUA Rawajitu Utara mendorong para remaja untuk terus menempuh pendidikan, mengembangkan potensi diri, serta mengambil keputusan secara bijaksana. Masa remaja menjadi kesempatan untuk belajar, mengenali kemampuan diri, dan mempersiapkan masa depan. Karena itu, pencegahan pernikahan usia dini diarahkan untuk memberikan kesempatan kepada generasi muda agar dapat tumbuh dan mempersiapkan kehidupan secara lebih matang.
Kolaborasi dengan Pemerintah Kecamatan Rawajitu Utara menjadi bagian dari upaya memperkuat sinergi lintas sektor dalam memberikan edukasi dan perlindungan kepada generasi muda. Kerja sama antara KUA, pemerintah kecamatan, dan pihak sekolah diharapkan dapat menumbuhkan kesadaran bersama mengenai pentingnya menjaga masa depan remaja.

Setelah sosialisasi, kegiatan dilanjutkan dengan penanaman bibit pohon sebagai bagian dari program Ekoteologi. Kegiatan ini menjadi bentuk kepedulian terhadap kelestarian lingkungan sekaligus upaya menanamkan nilai-nilai keagamaan yang sejalan dengan tanggung jawab menjaga alam. Para peserta diajak memahami bahwa merawat bumi merupakan bagian dari amanah kehidupan yang perlu dijalankan bersama.
Penanaman bibit pohon juga menjadi pengingat bahwa pertumbuhan membutuhkan waktu, perawatan, dan kesabaran. Hal serupa berlaku bagi generasi muda yang membutuhkan pendidikan, bimbingan, dan lingkungan yang mendukung agar tumbuh menjadi pribadi yang berkarakter, mandiri, dan bertanggung jawab. Upaya mempersiapkan masa depan generasi muda dan menjaga kelestarian lingkungan menjadi dua hal yang saling melengkapi dalam mewujudkan kehidupan yang lebih baik.
Melalui kegiatan tersebut, KUA Rawajitu Utara menegaskan bahwa peran KUA tidak hanya berkaitan dengan pelayanan perkawinan, tetapi juga mencakup pembinaan masyarakat, penguatan ketahanan keluarga, edukasi bagi generasi muda, serta penanaman kepedulian terhadap lingkungan.
Program BERANI mengajak generasi muda untuk menjaga masa depan, mengejar cita-cita, dan mengambil keputusan secara bijaksana. Sementara itu, melalui Ekoteologi, para siswa didorong untuk menumbuhkan kepedulian terhadap bumi sebagai bagian dari tanggung jawab moral dan keagamaan.
KUA Rawajitu Utara berharap kegiatan ini dapat memberikan dampak positif bagi para siswa sehingga tumbuh generasi yang berpendidikan, berkarakter, peduli lingkungan, dan mampu merencanakan masa depan dengan lebih baik. (Rofi'ah)