SKB Secara Daring, Ka. Kanwil Ingin Hasilkan CPNS Yang Berkompeten

14 September 2020, 14:29 WIB

Lampung, Kanwil Lampung (Humas) – Sebanyak 451 peserta bertarung dalam Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) CPNS Kanwil Kementerian Agama Provinsi Lampung, Senin, 14 September 2020.

Tes yang dilaksanakan secara daring tersebut diselenggarakan untuk mengisi 111 formasi yang telah tersedia.

Menurut Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Lampung Drs. H. Juanda Naim, MH, pelaksanaan SKB CPNS tahun ini merupakan hal yang baru karena menggunakan sistem daring.

"Bukan hanya baru bagi peserta, tapi juga bagi panitia. Setelah melihat proses tes secara langsung, saya melihat ada beberapa kendala yang dihadapi. Salah satunya adalah waktu yang terbatas, karena terkadang peserta belum siap sesuai jadwal," katanya saat memantau tes di Aula Pepadun, Kanwil Kemenag Provinsi Lampung.

"Selain itu, juga terkait dengan jaringan. Ada daerah yang terkoneksi dengan baik dan ada daerah yang mengalami gangguan jaringan. Tentunya ini menjadi catatan kami, dan saya minta panitia untuk terus berusaha supaya hak peserta bisa terpenuhi," imbuhnya.

Juanda menuturkan, pihaknya akan terus melakukan monitoring dan kontrol supaya pelaksanaan dapat memenuhi standar yang telah diberikan oleh panitia dari pusat.

"Saya sudah melihat secara langsung bahwa sebagian sudah berjalan secara tertib dan baik. Oleh sebab itu saya juga berharap, dengan proses seleksi yang transparan ini nantinya akan menghasilkan CPNS Kemenag yang berkompeten dan berintegritas," ungkapnya.

Secara terpisah, Kasubbag Kepegawaian dan Hukum  Indri Hapandi menjelaskan, proses seleksi dengan sistem daring baru pertama kali dilakukan oleh Kanwil Kemenag Provinsi Lampung.

"Karena ini merupakan hal yang baru, pasti ditemui berbagai kendala. Namun panitia berusaha meminimalisir kendala yang mungkin ditemui dengan mempersiapkan sarana & prasarana, serta jaringan terbaik. Semoga peserta juga bisa mempersiapkan perangkat dan jaringan yang akan digunakan, sehingga kendala-kendala teknis bisa diminimalisir. Sehingga tes SKB CPNS dalam masa Covid ini bisa mendapatkan calon-calon ASN yang berkualitas dan memenuhi kualifikasi yang dibutuhkan," ujarnya.

Sementara itu pada hari yang sama Ka. Kanwil didampingi Kabag Tata Usaha, Kasubag Kepegawaian dan Hukum dan Kasubag Umum dan Humas meninjau pelaksanaan SKB CPNS di MAN 1 Bandar Lampung. Peninjauan tersebut bertujuan untuk memastikan pelaksanaan SKB berlangsung tertib dan lancar.

Saat meninjau peserta yang sedang berada diruang simulasi, Juanda menitipkan pesan agar peserta benar-benar mempersiapkan diri, baik secara fisik, mental dan pengetahuan dengan matang.

“Rekrumen ini bersifat transparan tidak ada titipan, ini murni, semua peserta memiliki kesempatan yang sama, tergantung bagaimana usaha dan kemampuan yang bersangkutan untuk menjawab semua pertanyaan yang disampaikan oleh penguji baik saat praktek kerja, psikotest dan wawancara nanti,” Jelas Juanda.

Kakanwil juga menyampaikan pesan agar seluruh panitia maupun peserta tetap mematuhi protokol kesehatan dimasa pandemi, disiplin waktu sesuai jadwal karena masing-masing memiliki jadwal yang berbeda dan panitia juga diminta untuk meningkatkan profesionalitas.

Kasubag Tata Usaha Kemenag Kota Bandar Lampung sekaligus koordinator pelaksanaan SKB CPNS MAN 1 Bandar Lampung Kasimun, menjelaskan bahwa seluruh peserta di MAN 1 Bandar Lampung berjumlah 225 orang dan hari pertama pelaksanaan diikuti 40 orang peserta.

“Pelaksanaanya terbagi menjadi beberapa tahap, yaitu praktek kerja, psikotest dan wawancara, waktu pelaksanaan sejak tanggal 14 s.d. 21 September,” terangnya.

Dalam kesempatan tersebut, salah satu peserta yang ditemui di MAN 1 Bandar Lampung, Nabila Yunita, formasi guru bahasa inggris dengan hasil CAT yang lalu meraih skor 460 menyatakan telah siap mengikuti SKB CPNS Kemenag.

“Tentu saja saya berusaha maksimal dengan banyak latihan dan recalling pelajaran saat kuliah dulu, saya berharap semoga semua berjalan baik terutama jaringan internet lancar,” pungkasnya. (Okta Kesuma Jatha/Melawati Basyar)

 

 

 

Berita Terkait