Kabid PHU Hadiri Anugerah Penghargaan Islamic Short Movie Competition Tk. Provinsi Lampung

16 September 2020, 09:48 WIB

PHU Lampung (Humas) --- Kepala Bidang Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Lampung, Drs. H. M. Ansori., M.Kom.I, menghadiri Penganugerahan Penghargaan Islamic Short Movie Competition Tingkat Provinsi Lampung Tahun 2020, kemarin (15/9).

Acara yang dimulai pada Pukul 08.30 WIB bertempat di Aula Saibatin dipimpin langsung oleh Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Lampung dengan dihadiri oleh Kepala Bagian Tata Usaha, Wasril Purnawan, Kepala Bidang Penerangan Agama Islam, Zakat, dan Wakaf, Luqmanul Hakim, Kepala Bidang Urusan Agama Islam, Indrajaya, Kepala Sub bagian di lingkungan kantor setempat, dan para peserta Islamic Short Movie Competition Tingkat Provinsi Lampung Tahun 2020.

Dalam laporan ketua panitia sekaligus Kepala Bidang Penerangan Agama Islam, Zakat, dan Wakaf, Luqmanul Hakim, mengatakan bahwa kegiatan Islamic Short Movie Competition Tingkat Provinsi Lampung Tahun 2020 berdasarkan Keputusan Direktorat Jendral Bimbingan Masyarakat Islam Nomor 424 Tahun 2020 tentang Petunjuk Pelaksanaan Islamic Short Movie Competition Tahun 2020, DIPA Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Lampung Tahun 2020 dan Keputusan Kepala Kanwil Kemenag Provinsi Lampung Nomor 098.1 tentang Pembentukan Panitia Pelaksana dan Penetapan Dewan Juri Islamic Short Movie Competition.

Adapun tema yang diambil pada kegiatan Islamic Short Movie Competition Tingkat Provinsi Lampung Tahun 2020 adalah Jejak Wali di Nusantara", dengan harapan dapat mengambil jejak waliyullah lain di daerah selain walisongo yang telah dikenal.

Pendaftaran dalam kegiatan ini telah dibuka pada tanggal 17 Juni sampai dengan 13 Agustus 2020 dan telah dilaksanakan pada tanggal 24 sampai dengan 25 Agustus 2020 di Hotel Kurnia 2 Bandar Lampung serta diikuti oleh 17 peserta dari berbagai kalangan. Imbuhnya.

Dalam kegiatan ini, setiap peserta telah dilakukan penilaian meliputi originalitas, kesesuain isi dengan tema, kekuatan pesan, teknik visualisasi, dan kreativitas dan telah diperoleh tiga nama peserta yang memenangkan kegiatan tersebut yaitu Hayatul Haqqi dengan judul film "Kyai Bambu Seribu" memperoleh Juara I, Merry Octaria dengan judul film "Amanah" memperoleh Juaran II, Tamrin Jaya dengan judul film "Sayyid Abu Bakar Hussein Al-Attas" memperoleh Juaran III.

Ketiga nama peserta tersebut telah dibuatkan Surat Keputusan Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Lampung dengan Nomor 200.A Tahun 2020 tentang Penetapan Juara I, II, dan III Tingkat Provinsi Lampung Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Lampung Tahun 2020.

Selanjutnya Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Lampung, Drs. H. Juanda Naim, M.H, mengapresiasi adanya kegiatan Islamic Short Movie Competition Tingkat Provinsi Lampung Tahun 2020.

Menurutnya, kegiatan ini sangat bagus dan menarik bagi semua kalangan terutama bagi penerus bangsa dan generasi muda. Dikarenakan kita dapat mengingat dan melihat bagaimana perjuangan pahlawan kita yang gigih dan pantang menyerah untuk berjuang memperebutkan kemerdekaan Indonesia dan para ulama yang mensyiarkan Agama Islam di seluruh penjuru Nusantara terutama di Provinsi Lampung.

Dan juga melalui kegiatan ini dapat menggali, melestarikan dan mengembangkan Seni Budaya Islam di Nusantara, memberikan kesempatan kepada generasi milenial untuk berkreasi dengan memanfaatkan teknologi informasi dan menumbuhkan kecintaan terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia melalui Seni Budaya Islam di Nusantara.

Juanda menambahkan bahwa kegiatan yang dilakukan oleh Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Lampung untuk menjalankan dua program dan dua misi besar Kementerian Agama yaitu misi meningkatkan kualitas kesalehan umat beragama dan misi penguatan moderasi dan kerukunan umat beragama.

“Misi meningkatkan kualitas kesalehan umat beragama dapat dilakukan dengan berbagai kreativitas, sementara misi penguatan moderasi dan kerukunan umat beragama dapat ditempuh dengan meningkatkan sinergitas antara agama dengan budaya,” jelas Juanda.

Seni Budaya Islam merupakan bagian dari budaya nusantara, maka perlu dilestarikan dan dikembangkan. “Seni dan budaya sejauh ini dianggap strategi dakwah paling efektif yang tidak menimbulkan kekerasan,” terangnya.

"Oleh karena itu, saya ucapkan selamat kepada para pemenang dalam kegiatan Islamic Short Movie Competition Tingkat Provinsi Lampung Tahun 2020 dan ketiga pemenang ini akan mewakili Provinsi Lampung di Tingkat Nasional pada bulan mendatang dan diharapkan kepada pemenang dapat memberikan warna dan memperoleh peringkat yang terbaik pada tingkat nasional mendatang", pungkasnya.(Anggithya Putri Senjaya)

Berita Terkait