Kakanwil Sapa Penyuluh

07 April 2021, 20:39 WIB

Lampung, Kanwil Lampung (Humas) – Dalam rangka peringatan Isra Miraj dan songsong Ramadhan 2021, Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Lampung melalui Bidang Penerangan Agama Islam, Zakat, dan Wakaf mengadakan pertemuan secara virtual, Rabu, 7 April 2021.

Kegiatan ini diikuti oleh Kepala Bidang Penaisberzawa, para Kasi pada Bidang Penaisberzawa, Kasi Bimas Islam dari 15 Kabupaten / Kota, Penyuluh PNS, dan Ketua FKPAI 15 Kabupaten / Kota seProvinsi Lampung.

Saat memberikan sambutan, Kakanwil mengatakan bahwa Penyuluh sebagai garda terdepan dari Kementerian Agama. Maka, Kementerian Agama tentu punya komitmen untuk meningkatkan kapasitas dan kapabilitas serta meningkatkan kesejahteraan kepada para penyuluh Agama Islam.

“Oleh karenanya, seluruh penyuluh agama di Provinsi Lampung harus memiliki langkah out of the box yang harus dipikirkan secara bersama-sama. Terutama terkait peran yang sangat penting selaku tokoh agama untuk dapat mensyiarkan program Kementerian Agama. Karena sangat efektif dan penting perannya sebagai penyampai pesan keagamaan dan bisa berinteraksi langsung dengan masyarakat,” paparnya.

Maka, lanjut Kakanwil, penyuluh juga harus ditingkatkan kompetensinya dalam mensyiarkan ajaran agama dan menyampaikan program-program terkait visi dan misi Kementerian Agama, terutama mengenai moderasi beragama.

“Karena sudah menjadi takdir Ilahi bahwa negara kita ini terdiri dari suku, agama, dan ras yang berbeda-beda. Maka, harus memiliki persepsi yang sama bahwasanya kita menjadi bagian dari keluarga besar Kementerian Agama,” jelasnya.

Kakanwil juga mengatakan, penyuluh hendaknya bisa mensosialisasikan tentang pelaksanaan ibadah pada Bulan Ramadhan dan Idul Fitri sesuai dengan Surat Edaran dari Menteri Agama.

“Sehingga para penyuluh harus bisa memahami kebijakan-kebijakan dari Kementerian Agama. Selain itu yang tak kalah penting juga terkait info pelaksanaan ibadah haji dan lain sebagainya,” ucapnya.

Selanjutnya, penyuluh sebagai ujung tombak Kementerian Agama perlu mendapatkan afirmasi dan advokasi secara serius. Sebab penyuluh yang berhubungan langsung dengan masyarakat telah melakukan fungsi informatif, edukatif, konsultatif, dan advokatif.

“Kementerian Agama juga memberikan perhatian khusus terkait peningkatan kapasitas para penyuluh yang bertugas diseluruh Kabupaten / Kota di Provinsi Lampung. Maka penyuluh harus dinamis, update, modern, memiliki literasi digital, memahami isu sosial, membaca literatur dan realitas,” sebutnya. (Okta Kusuma Jatha / Rizki Mubarak)

Berita Terkait