Kakanwil Ikuti Rapat Koordinasi Penegakan Disiplin Protokol Kesehatan dan Penanganan Covid-19

03 Mei 2021, 15:07 WIB

Lampung, Kanwil Lampung (Humas) – Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Lampung Drs. H. Juanda Naim, M.H, mengikuti Rapat Koordinasi Penegakan Disiplin Protokol Kesehatan dan Penanganan Covid-19 di Mahan Agung, Senin, 3 Mei 2021.

Rapat tersebut juga dihadiri oleh Ketua DPRD Provinsi Lampung, Sekretaris Daerah Provinsi Lampung dan jajarannya, serta seluruh Forkopimda di Provinsi Lampung.

Dalam kesempatan itu, Kakanwil menjelaskan mengenai langkah-langkah yang sudah dilakukan di lingkungan Kantor Wilayah.

“Diantaranya adalah kami terus mensosialisasikan Surat Edaran Menteri Agama Republik Indonesia Nomor 04 Tahun 2021 mengenai Perubahan Surat Edaran Nomor 03 Tahun 2021 tentang Panduan Ibadah Ramadhan dan Idul Fitri 1442 H / 2021 M. Sekaligus juga mensosialisasikan Surat Edaran Gubernur Lampung Nomor 045.2/1665/VI.07/2021 tentang Pelaksanaan Shalat Idul Fitri 1 Syawal 1442 H Tahun 2021, Kenaikan Isa Al Masih, dan Hari Raya Waisak dalam situasi Pandemi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) di Provinsi Lampung,” ujarnya.

“Selain itu, kami juga menginstruksikan kepada seluruh Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten / Kota, Kepala KUA, para Penyuluh Agama baik Islam maupun non Islam agar tidak melakukan mudik pada Hari Raya Idul Fitri termasuk juga pada Hari Kenaikan Isa Al Masih dan Waisak,” tambahnya.

Selanjutnya, Kakanwil mengatakan bahwa pihaknya sudah mengimbau kepada seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di bawah naungan Kementerian Agama Provinsi Lampung untuk tidak menjadi khotib pada pelaksanaan Shalat Idul Fitri baik di masjid maupun di lapangan terbuka.

“Sehingga Shalat Idul Fitri dapat dilakukan di rumah masing-masing. Sesuai dengan anjuran Menteri Agama untuk mengutamakan hal Wajib, yakni terkait kewajiban menjaga kesehatan dan keselamatan keluarga,” sebutnya.

Kemudian, Gubernur Lampung Ir. H. Arinal Djunaidi menuturkan ada beberapa hal yang perlu ditindaklanjuti karena ternyata Covid-19 masih menjadi satu persoalan mendasar.

“Rapat kita kali ini sebagai tindaklanjut dari arahan Menteri Dalam Negeri dan Menteri lainnya. Saya ingin kita sama-sama merumuskan masalah dan berupaya untuk mengatasinya, agar dapat satu kata supaya rakyat tidak bingung,” katanya.

Gubernur juga meminta kepada Kepala Daerah di Provinsi Lampung untuk melarang mudik bagi masyarakat.

“Larangan mudik dan Shalat Tarawih sudah kita dengarkan bersama dari Menteri Agama, bahwa menyelamatkan rakyat itu wajib hukumnya. Selanjutnya, kegiatan masyarakat yang terjadi di pasar juga perlu kita awasi. Menjelang Hari Raya Idul Fitri ini kita harus tetap berdisiplin menggunakan masker,” tuturnya.

“Begitu juga halnya dengan mudik yang perlu kita awasi setiap hari. Saya berharap kebijakan yang akan kita rumuskan kedepan bukan merupakan suatu kesalahan tetapi memang perbaikan yang harus dilakukan. Saya harap Lampung dapat tetap terjaga dan mampu mengendalikan Covid-19,” imbuhnya. (Okta Kusuma Jatha / Abdul Aziz)

Berita Terkait