Kakanwil Ajak ASN Kemenag Lampung Shalat Idul Fitri di Rumah, Tidak Mudik, dan Disiplin Terapkan Prokes

05 Mei 2021, 05:20 WIB

Lampung (Humas) -- Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Lampung, Drs. H. Juanda Naim, M.H, memimpin Rapat Koordinasi (Rakor) Kesiapan Menyambut Hari Raya Idul Fitri Tahun 1442 H/2021 M serta Penegakan Disiplin Protokol Kesehatan dan Pengendalian Covid-19, Senin (3/5) secara virtual.

Dalam kesempatan ini, Kakanwil mengajak kepada seluruh jajaran Kanwil Kemenag Provinsi Lampung untuk melaksanakan Shalat Idul Fitri di rumah dan Aparatur Sipil Negara (ASN) Kementerian Agama untuk tidak mudik atau pulang kampung dalam Perayaan Idul Fitri Tahun 1442 H/2021 M serta disiplin menerapkan protokol kesehatan dalam menjalankan aktivitas dimanapun berada.

"Sebagaimana yang tertuang dalam Surat Edaran Menteri Agama Nomor 03 dan Nomor 04 Tahun 2021. Berdasarkan SE ini, setiap daerah yang termasuk kategori zona merah dan orange tidak boleh melakukan kegiatan ibadah Ramadan di masjid/mushalla seperti shalat tarawih, dan witir, tadarus Al-Qur'an, iktikaf dan Peringatan Nuzulul Qur'an dan pelaksanaan shalat Idul Fitri di lapangan terbuka dan masjid/mushalla", tuturnya.

"Surat edaran ini juga yang melatarbelakangi adanya kesepakatan bersama antara Gubernur Lampung, Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Lampung, Forkopimda, Bupati/Walikota Se-Provinsi Lampung untuk tidak melaksanakan Shalat Idul Fitri Tahun 1442 H/2021 M di lapangan terbuka atau masjid/mushalla namun dilaksanakan di rumah masing-masing yaitu dengan keluarga inti. Mengingat Provinsi Lampung terdapat 11 Kabupaten/Kota yang termasuk kategori zona orange dan 4 Kabupaten/Kota yang merupakan kategori zona kuning", bebernya.

"Ini juga merupakan kesepakatan Menteri Dalam Negeri, Kepolisian, Panglima Tentara Nasional Indonesia (TNI), Menteri Agama, Menteri Kesehatan, Menteri Perhubungan Gugus Covid-19, dan Menteri-menteri lainnya", tambahnya.

"Sehubungan dengan kesepakatan ini, Pemerintah Provinsi Lampung telah mengeluarkan Surat Edaran Nomor 045.2/1665/VI.07/2021 tentang Pelaksanaan Shalat Idul Fitri 1 Syawal 1442 H Tahun 2021, Kenaikan Isa Al Masih, dan Hari Raya Waisak dalam Situasi Pandemi Coronavirus Disease-2019 (Covid-19) di Provinsi Lampung yang dikeluarkan pada tanggal 29 Maret 2021", imbuhnya.

Hal ini dilakukan dalam rangka memberikan keselamatan, keamanan, dan perlindungan kepada masyarakat dan dalam rangka mencegah laju pertumbuhan dan perkembangan Coronavirus disease atau Covid-19 serta menghindari terjadinya cluster baru di Provinsi Lampung.

Mengingat saat ini telah terjadinya peningkatan penyebaran Covid-19 di Negara India dimana terjadinya penyebaran tersebut dalam melaksanakan ibadah keagamaan di Sungai Gangga. Kejadian di India ini menjadi pengalaman berharga bagi Indonesia untuk meminimalisir peningkatan Covid-19 di Nusantara dan juga menandakan bahwa Covid-19 belum juga berakhir, bahkan saat ini timbul varian baru dalam Covid-19.

Saat ini Indonesia, termasuk Provinsi Lampung, terus berupaya untuk mengantisipasi perkembangan Covid-19, salah satunya adalah melakukan vaksinasi. Sudah banyak kalangan masyarakat yang telah melakukan vaksinasi Covid-19. Ini sebagai upaya memberikan kekebalan imunitas tubuh di masa Pandemi.

Selain itu, dikatakan Juanda, bahwa sebentar lagi bulan Ramadan akan berakhir, umat Islam di Indonesia, termasuk Provinsi Lampung, akan melakukan pembayaran zakat fitrah. Untuk itu, dalam pembayaran zakat fitrah agar dilakukan dengan menggunakan protokol kesehatan dan penyalurannya dilaksanakan secara door to door untuk menghindari terjadinya kerumunan di masyarakat.

Oleh karenanya, diharapkan partisipasi Pejabat di Lingkungan Kanwil Kemenag Provinsi Lampung, Kepala Kemenag Kabupaten/Kota, Kepala Subbagian Tata Usaha, Kepala Seksi, Kepala Madrasah, Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan, Penghulu dan Penyuluh serta ASN Kemenag Se-Provinsi Lampung untuk bersama-sama mensosialisasikan, dan mengedukasikan program dan himbauan yang menjadi kesepakatan bersama ini kepada keluarga, tetangga, teman, dan masyarakat baik larangan pelaksanaan shalat Idul Fitri di Provinsi Lampung di masjid/mushalla maupun lapangan terbuka, larangan mudik, dan pelaksanaan vaksinasi Covid-19 serta disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan yaitu menggunakan gerakan 5 M dalam masa pandemi antara lain menjaga jarak, mencuci tangan pakai sabun dan air mengalir, menjaga jarak, menjauhi kerumunan, dan membatasi mobilitas dan interaksi.

Turut hadir juga dalam kegiatan ini Kepala Bagian Tata Usaha, Drs. H. Marwansyah, dan diikuti oleh Kepala Bidang, Pembimas, Kepala Subbagian, Subkoordinator pada Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Lampung, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten/Kota, Kepala Subbagian Tata Usaha, Kepala Seksi, Penyelenggara, Kepala Madrasah, Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Se-Provinsi Lampung.(Anggithya/Abdul Aziz)

Berita Terkait