Kabid Penaiszawa Kanwil & Kakankemenag Tinjau Lokasi Pengganti Tanah Wakaf Terdampak Way Sekampung

06 Mei 2021, 09:19 WIB

Kemenag Kabupaten Pringsewu (Humas) - Berlokasi di Desa Pamenang Kecamatan Pagelaran, pengganti tanah wakaf yang terdampak pembangunan bendungan Way Sekampung hari ini Selasa (4/5/21) ditinjau oleh Kepala Bidang Penaiszawa Kanwil Kemenag Provinsi Lampung H. Erwinto, S.Ag didampingi Kakankemenag Kabupaten Pringsewu H. Ahmad Rifa'i.

Peninjauan lokasi untuk pengganti tanah wakaf tersebut juga dihadiri oleh Kasubbag TU Kemenag Pringsewu M. Sakban, Kepala Seksi Bimas Islam H. Kamaruddin, Kabag Kesra Sekdakab Pringsewu Drs. Nang Abidin Hasan, PPK Pengadaan Tanah BBWS Mesuji Sekampung Satuan Kerja Pengadaan Tanah Direktorat Sistem dan Strategi Pengelolaan Sumber Daya Air Riansyah Ahmaddin, ST, MT, Kepala Dinas PUPR Pringsewu H. Imam Santiko Raharja, S.SI., Kepala BPN Pringsewu Rustam, SH.,MH., Ketua MUI Pringsewu KH. Hambali, Kepala KUA Kecamatan Pagelaran / Pejabat Pembuat Akta Ikrar Wakaf (PPAIW) dan Nadzir.

Kepala Bidang Penaiszawa Kanwil Kemenag Provinsi Lampung menyampaikan bahwa kegiatan ini dilaksanakan untuk melihat langsung keseimbangan nilai dan manfaat sebagai pengganti tanah wakaf yang terdampak pembangunan bendungan Way Sekampung. "Kita pastikan agar pengganti tanah wakaf ini benar-benar sesuai dan dapat dimanfaatkan oleh masyarakat yang tanah wakafnya terdampak proyek pembangunan bendungan,"jelasnya.

Kakankemenag Kabupaten Pringsewu Ahmad Rifa'i juga menambahkan bahwa peninjauan lokasi ini dimaksudkan untuk memetakan hasil tukar menukar harta benda wakaf yang terdampak pembangunan bendungan.“Semua pihak yang terkait pembebasan tanah wakaf terdampak pembangunan bendungan Way Sekampung harus segera menyiapkan semua syaratnya,"ujar Rifa'i.

Ia berharap agar stakeholder yang terkait dengan proses penggantian tanah wakaf segera menyiapkan persyaratan yang diperlukan, sehingga penyelesaian dapat tercapai sesuai target yang diharapkan. “Kami mohon Kepala KUA untuk membantu nadzir dalam menyelesaikan adminsitrasi tanah wakaf agar bisa segera dibuatkan sertifikatnya,”imbuhnya.

Terkait dengan sertifikat tanah wakaf, Kepala BPN Kabupaten Pringsewu Rustam menambahkan, dirinya siap melaksanakan percepatan dengan catatan syarat normatifnya telah terpenuhi sehingga nantinya tidak menimbulkan masalah dan ada gugatan.“BPN Siap melakukan percepatan asal syaratnya lengkap agar tidak cacat hukum,”jelasnya. (Imron/Anggithya)

Berita Terkait