Kabid Penaisberzawa Lakukan Supervisi Pelaksanaan Mutasi Harta Benda Wakaf Terdampak Proyek Bendungan Way Sekampung

11 Juni 2021, 04:23 WIB

Lampung, Kanwil Lampung (Humas) – Kepala Bidang Penerangan Agama Islam, Zakat, dan Wakaf Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Lampung H. Erwinto, M.Kom.I, mewakili Kepala Kanwil melakukan Supervisi Pelaksanaan Mutasi Harta Benda Wakaf Terdampak Proyek Bendungan Way Sekampung di Kabupaten Pringsewu, Kamis, 10 Juni 2021.

Peninjauan tersebut dilakukan bersama dengan tim dari Direktorat Pemberdayaan Zakat dan Wakaf Ditjen Bimas Islam Kemenag RI, Balai Besar Way Sekampung Mesuji Sekampung (BBWS), Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pringsewu dan staf, Pemkab Pringsewu, BPN Kabupaten Pringsewu, unsur KUA, MUI, serta Nadzir.

Dalam kesempatan tersebut, Kabid Penaisberzawa memaparkan secara singkat mengenai proses tukar guling yang sebenarnya sudah lama berlangsung dan sampai di tingkat Kantor Wilayah mulai Bulan Februari 2021.

“Karena progresnya tidak ada kemajuan maka kami langsung turun kebawah, untuk melihat apa masalahnya. Alhamdulillah semua proses dapat berjalan sesuai dengan harapan kita, sehingga semua permasalahan sudah clear. Namun ada perubahan pada berita acara terkait segi manfaat mushola. Hal ini dilakukan agar mushola tersebut dapat dimanfaatkan oleh masyarakat, maka lokasinya kita alihkan ke tanah yang lain,” paparnya.

Menurut Kabid Penaisberzawa, tahapan demi tahapan sudah dilaksanakan bersama. Baik gambaran secara administrasi yang sudah sesuai ketentuan, hingga dokumen yang sudah disiapkan.

Selanjutnya Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Pringsewu H. A. Rifa’i, S.E, M.M, mengungkapkan rasa syukurnya bahwa pembayaran sudah terselesaikan dan proses pemindahan makam juga sudah selesai.

“Dalam hal ini Pringsewu merupakan Kabupaten terbaik untuk tukar guling proyek strategis nasional, karena negara untuk negara. Sehingga kita semua harus membantu negara yang kita cintai ini. Untuk musholla saat ini sedang dalam proses pembangunan, InsyaAllah tanahnya tidak bermasalah,” tuturnya.

Kemudian Kepala Bidang Pelaksanaan Jaringan Sumber Air BBWS Riza Fahlefi, S.T, M.T, menginformasikan bahwa proyek negara di Kabupaten Pringsewu ini semua dapat berjalan dengan baik.

“Alhamdulillah proses pada hari ini saya lihat lancar dan tidak ada masalah. Bendungan ini nanti akan menjadi salah satu destinasi nasional khususnya di Kementerian PUPR. Informasi yang saya dapatkan terakhir akan diresmikan secara langsung oleh Presiden pada 17 Juni 2021. Kami juga menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya karena Kementerian Agama telah memberikan support yang luar biasa,” ucapnya.

Lebih lanjut Kasi Advokasi Harta Benda Wakaf Direktorat Pemberdayaan Zakat dan Wakaf Ditjen Bimas Islam Kemenag RI Abdul Fattah, MBA menyampaikan tujuannya datang ke Kabupaten Pringsewu adalah meninjau secara langsung untuk mendata dan mensupervisi 10 proyek bendungan yang didalamnya terdapat tanah wakaf.

“Kami apresiasi kerja timnya yang luar biasa, karena dari 10 bendungan tersebut baru Lampung yang sudah mau diresmikan Presiden. Oleh karenanya, ini merupakan satu proyek nasional yang harus dilakukan percepatan. Sebab Proyek Strategis Nasional (PSN) punya dasar hukum sendiri dan wakaf juga begitu,” jelasnya.

Fattah meneruskan, jika dilihat secara keagamaan wakaf merupakan harta milik Allah. Maka sudah menjadi tugas kita bersama untuk mengawalnya. (Okta Kusuma Jatha / Rico Aria Sena)

Berita Terkait