Sosialisasi Ke Dua SE No 15 Tahun 2021 Tentang Penerapan Protokol Kesehatan Dalam Penyelenggaraann Shalat Hari Raya Idul Adha Dan Pelaksanaan Qurban.

01 Juli 2021, 19:22 WIB

Metro (Humas) --- Untuk kedua kalinya Kepala Kantor Kementerian Agama (Ka.Kan.Kemenag) Kota Metro Drs.H.Muhammad Yusuf,M.M.Pd, didampingi Kepala Seksi Bimbingan Masyarakat (Kasi Bimas) Islam H.Deswin Fitra,S.Ag.MM, mensosilaisasikan SE No 15 Tahun 2021 Tentang Penerapan Protokol Kesehatan Dalam Penyelenggaraann Shalat Hari Raya Idul Adha Dan Pelaksanaan Qurban.

Kegiatan tersebut berlangsung. Kamis, 1 Juni 2021 pukul 09.00 WIB bertempat di aula Kantor Urusan Agama (KUA) Metro Barat Kota Metro. Jl.Soekarno Hatta Kelurahan Mulyojati Kecamatan Kecamatan Metro Barat Kota Metro.

Sehari sebelumnya, tepatnya. Rabu, 30 Juni 2021 telah dilaksanakan Sosialisasi SE No 15 Tahun 2021 Tentang Penerapan Protokol Kesehatan Dalam Penyelenggaraan Shalat Hari Raya Idul Adha Dan Pelaksanaan Qurban pertama kali, yang dilaksanakan di Kantor Kementerian Agama Kota Metro.

Dalam kesempatan itu, dihadiri oleh Kepala KUA se Kota Metro, Ketua Asosiasi Penyuluh Republik Indonesia (APRI), Ketua kelompok kerja Penyuluh (Pokjaluh), Ketua Forum Komunikasi Penyuluh Agama Islam (FKPAI), Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Metro, serta Penyuluh Agama Fungsional se Kota Metro.

Mengingat pentingya SE tersebut, Yusuf menekankan kepada seluruh peserta yang hadir, untuk menindak lanjutinya dengan mensosialisasikan kepada seluruh warga masyarakat umat Islam di Kota Metro.

Yusuf menyatakan bahwa, SE bertujuan untuk memberikan rasa aman kepada umat muslim dalam penyelenggaraan shalat hari raya idul adha dan pelaksanaan qurban tahun 1442 H/2021 M, di tengah pandemi covid-19 yang belum terkendali dan munculnya varian baru.

Lebih lanjut dirinya menyatakan, SE tersebut sebagai panduan untuk pencegahan, pengendalian, dan untuk memutus mata rantai penyebaran covid-19, pada semua zona risiko penyebaran virus, dalam rangka untuk melindungi masyarakat.

Masih dalam kesempatan yang sama, Deswin menegaskan kepada seluruh peserta yang hadir, bahwasanya Kementerian Agama mempunyai tanggung jawab untuk memberikan pencerahan kepada umat islam tentang pelaksanaan ibadah ditengah pandemi covid-19. Dan kepada KUA, APRI,Pokjaluh, FKPI,dan MUI, merupakan garda terdepan yang langsung bersentuhan dengan masyarakat.

Untuk itu, dirinya berharap, bahwa SE ini, benar benar dapat dipahami, diterima dan terlaksana ditengah masyarakat dalam masa pandemi covid-19, demi untuk keselamatan bersama.

Acara tersebut dihadiri oleh 15 peserta.(Zae/Anggithya)

Berita Terkait