Takbir Akbar Virtual dengan tema ‘Solidaritas Bersama untuk Indonesia Sehat’ dengan tagar #TakbirDiRumahAja.

20 Juli 2021, 05:50 WIB

Subbagtu (Humas)--Kepala Bagian Tata Usaha Kemenag Provinsi Lampung, Drs. H. Marwansyah,. Mengikuti Takbir Akbar secara Virtual yang dimulai pukul 19.30 WIB dan berlangsung selama 30 menit. Takbir ini diikuti,.Kakanwil Kemenag Provinsi Lampung, Menteri Agama, Presiden serta Wakil Presiden RI, Senin malam 19 Juli 2021.

Takbir akbar virtual ini diselenggarakan agar masyarakat ikut menyambut malam Idul Adha di rumah masing-masing, apalagi saat ini pandemi COVID-19 masih berlangsung dan angka kenaikan masih tinggi.

Di satu sisi, pemerintah juga telah menerbitkan surat edaran menteri agama tentang panduan takbir, Idul Adha, dan kurban. Salah satu poinnya berbunyi, pelarangan takbir keliling untuk mencegah kerumunan dan potensi penularan.

"Mari gemakan takbir, agungkan Asma Allah Yang Mahabesar dan Mahakuasa, dari rumah masing-masing, seraya berharap pandemi ini segera berakhir,".

Takbir Akbar secara Virtual ini di gelar juga dalam rangka menyemarakkan hari raya Idul Adha 1442 H/2021 M, Kementerian Agama Republik Indonesia menyelenggarakan Takbir Akbar yang disiarkan secara Live melalui zoom, juga dipancarkan melalui saluran televisi nasional, TVRI, Youtube Sekretariat Presiden dan Media Sosial Kemenag.

Takbir Akbar Virtual ini dipimpin Prof. Dr. Haji Said Agil Husin Al Munawar, MA
mantan Menteri Agama Kabinet Gotong Royong. Takbir Akbar yang dihadiri Presiden Joko Widodo, Wapres Ma'ruf Amin, Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas, Pimpinan Tinggi Negara, Para Menteri Kabinet Indonesia Maju, Panglima TNI, Kapolri, Para Gubernur, Bupati/Walikota seluruh Indonesia, serta para Pejabat Eselon I dan II di lingkungan Kementerian Agama, dan Kepala Kanwil Kemenag Provinsi Lampung mengikuti dari rumah Pribadinya di Bandar Lampung, senin malam ini pukul 19.30, (19/7).

Presiden Joko Widodo dalam sambutannya kepada rakyat Indonesia dari Istana Bogor. Mengajak Kita semua sebagai Umat Muslim "untuk meneladani kisah pengorbanan Nabi Ibrahim AS, saat ingin menyembelih putra kesayangannya Nabi Ismail, sebagai bentuk ketaatannya kepada Allah SWT,"

Presiden berpendapat bila Idul Adha itu adalah momen yang sangat tepat bagi kita umat Islam, untuk saling berbagi rezeki yang telah diberikan Allah SWT, Tuhan Yang Maha Kuasa kepada rakyat kita yang membutuhkan, terutama di Masa Pandemi saat ini, sebagai bentuk solidaritas Semangat berqurban dan berbagi dalam bentuk apapun bagi yang membutuhkan sangatlah bermanfaat dan itu sebagai bentuk Ibadah dalam membatu sesama.

Pada Kesempatan yang Sama Wakil Presiden Ma'ruf Amin, juga menekankan pentingnya menjaga dan mengendalikan diri melalui kesabaran.

"Sabar itu indah. Sabar tidak berarti diam, tetapi mengandung makna terus berjuang agar diri kita, terhindar dari bahaya penularan covid-19," jelas Ma'ruf.

karena menjaga diri itu adalah perintah agama
Kita tidak boleh terlena membiarkan diri terjerumus atau tertular covid-19, menjaga jiwa, menjaga keluarga berobat dari virus covid-19 hukumnya wajib.

Mengapa Pemerintah menerapkan PPKM Darurat, semua itu tak lain untuk melindungi Masyarakat Indonesia, dan menjaga jiwa masyarakat dari musibah covid 19," Terang Wapres

"Dengan perayaan idul adha, kita memanjatkan doa kepada Sang Khalik, semoga covid ini segera berlalu," Momen Idul Adha sangat relevan bagi kita, untuk berkurban di tengah wabah pandemi covid-19. Bukan hanya berupa Hewan sapi atau kambing, tetapi bisa apa saja yang dibutuhkan orang-orang di sekitar kita khususnya dan bagi yang memerlukan pada umumnya", pungkas Wapres.

Takbir Akbar yang di siarkan secara Live melalui Stasiun TVRI ini ditutup dengan doa yang diimami Prof. Dr. H. Dadang Kahmad, M.Si.
Selaku Guru Besar UIN Sunan Gunung Djati (Fadilah/Aziz)

Berita Terkait