Optimalkan Fungsi Bimas Islam, Wasril Membuka Acara Binwin Pranikah Angkatan IV dan Melakukan Pembinaan Penyuluh Agama Honorer

23 September 2021, 16:44 WIB

Pesawaran (Humas) - Seksi Bimas Islam Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pesawaran melaksanakan kegiatan Bimbingan Perkawinan Pranikah Angkatan IV di MTsN 1 Pesawaran, Selasa, 21 September 2021. Acara ini dibuka langsung oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pesawaran, Wasril Purnawan. 

Bimbingan Perkawinan Pranikah merupakan bentuk tanggungjawab Pemerintah agar calon pasangan suami isteri yang akan melaksanakan pernikahan memiliki ketahanan dalam pernikahan. Wasril mengungkapkan pentingnya membekali pasangan yang akan menikah dengan wawasan membentuk keluarga sakinah. Ilmu agama yang memadai akan membuat pasangan suami isteri dapat lapang dada menerima kekurangan pasangan. Wasril menekankan  pernikahan adalah ladang amal  untuk pasangan suami isteri, semua aktivitas yang dilakukan dalam pernikahan yang dilandaskan pada agama akan bernilai ibadah. 

Pada kesempatan yang sama Wasril melakukan pembinaan terhadap penyuluh agama honorer Kecamatan Kedondong dan Way Khilau. Pembinaan ini adalah bentuk tanggungjawab Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pesawaran untuk memastikan integritas serta kinerja penyuluh agama honorer di Kabupaten Pesawaran. Beliau mengingatkan Kementerian Agama menganggarkan dana yang cukup besar dalam pengadaan penyuluh agama honorer, untuk itu penyuluh agama honorer di Lingkungan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pesawaran harus memberikan yang terbaik untuk Kementerian Agama. Penyuluh berperan penting dalam memperbaiki dan membangun citra Kementerian Agama yang baik di mata masyarakat. Struktur PNS di KUA yang terbatas membuat Kepala KUA di setiap kecamatan harus mampu mengoptimalkan pemberdayaan penyuluh agama honorer dalam melakukan pelayanan keagamaan di masyarakat.

“Inti layananan Kementerian Agama adalah layanan pendidikan dan keagamaan, Kementerian Agama menaruh perhatian yang serius terhadap peran penyuluh dalam pelayanan keagamaan kepada masyarakat” ungkap Wasril. Memberikan motivasi kepada penyuluh agama honorer, Beliau memberikan gambaran kegiatan-kegiatan yang dapat dilakukan oleh penyuluh sebagai wujud inovasi terhadap tantangan-tantangan yang ada di masyarakat. Optimalisasi peran masjid dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat yang bisa dimotori oleh penyuluh sebagai wakil Kementerian Agama yang langsung bersentuhan dengan masyarakat. Penyuluh diharapkan mampu bersinergi dengan struktur KUA Kecamatan dalam optimalisasi layanan keagamaan. (Indri/Sinta)

Berita Terkait