Kakanwil Siap Bersinergi dengan Program Kerja PGRI Lampung

09 Oktober 2021, 11:11 WIB

Lampung (Humas) – Untuk menjalin sinergitas yang baik antara mitra kerja, Pengurus Persatuan Guru Indonesia (PGRI) Provinsi Lampung melakukan Audiensi ke Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Lampung. Pelaksanaan audiensi ini dipimpin oleh Pelaksana Tugas (Plt) Ketua PGRI Lampung, Drs. H. Haryanto, M.Si, didampingi Sekretaris Umum (Sekum) PGRI Lampung, Drs. M. Ilyas Effendi, M.M dan Kepala Biro (Kabiro) ORSENIBUD/LKBH, Zaenal Abidin, S.Pd.I, M.M.

Kedatangan mereka pada Pukul 09.00 WIB ini disambut hangat oleh Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Lampung, Drs. H. Juanda Naim, M.H, didampingi Kepala Bidang Pendidikan Madrasah (Penmad), H. Johan Yusuf, S.Ag., M.Pd.I, Kepala Seksi Sarana dan Prasarana, H. Abdul Basid, S.Ag., M.M, Kepala Seksi Tenaga Kependidikan, Nurhadi, S.Ag, dan Perwakilan Pelaksana pada Bidan Penmad, Jum’at (8/10) di Ruang Kerja Kepala Kanwil setempat.

Mengawali pengantarnya, Hariyanto mengucapkan terima kasih kepada Kanwil Kemenag Provinsi Lampung atas penyambutan yang diberikan kepada Pengurus PGRI Provinsi Lampung yang penuh dengan rasa kekeluargaan dan persaudaraan.

“Maksud dan kedatangan kami melakukan audiensi ke Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Lampung untuk menjalin silaturahmi dengan Kepala Kantor Wilayah Kementerian AgamaProvinsi Lampung, Drs. H. Juanda Naim, M.H, bersama jajarannya,” kata Hariyanto.

“Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) adalah organisasi di Indonesia yang anggotanya berprofesi sebagai guru. PGRI lahir pada 25 November 1945, setelah 100 hari proklamasi kemerdekaan Indonesia. Cikal bakal organisasi PGRI adalah diawali dengan nama Persatuan Guru Hindia Belanda (PGHB) tahun 1912, kemudian berubah nama menjadi Persatuan Guru Indonesia (PGI) tahun 1932. PGRI memiliki perangkat yang sangat lengkap mulai dari Tingkat Nasional sampai dengan tingkat ranting. Salah satunya berada di Provinsi Lampung yang terletak di dekat SMPN 3 Bandar Lampung,” imbuhnya.

“Sifat-sifat PGRI antara lain Pertama, Unitaristik, tanpa memandang perbedaan ijazah, tempat kerja, kedudukan, agama, suku, golongan, gender, dan asal usul. Kedua Independen, berlandaskan pada kemandirian dan kemitrasejajaran. Ketiga, Nonpartisan, bukan merupakan afiliasi dari partai politik. PGRI Provinsi Lampung yang berisikan pengurus dan anggotanya bukan Hanya di dinas pendidikan dan perguruan tinggi, namun juga kementerian agama,” sambungnya.

Menurutnya, Kementerian Agama, khususnya Kanwil Kemenag Provinsi Lampung banyak memiliki tenaga guru maupun tenaga kependidikan yang berada di lingkungannya baik yang mengemban amanah di Madrasah Ibtidaiyah, Madrasah Tsanawiyah, maupun Madrasah Aliyah. Oleh karena itu, Ia berharap kepada kakanwil dapat memberikan penyampaian kepada guru-guru di lingkungan Kementerian Agama khususnya di Provinsi Lampung yang belum secara maksimal agar masuk ke PGRI.

“Kami Mohon dibantu untuk penyampaian kepada tenaga guru maupun tenaga kependidikan di madrasah, bahwa PGRI adalah organisasi profesi guru,” ujarnya.

Selain itu, Hariyanto juga mengungkapkan apabila kemungkinan di Lingkungan Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Lampung untuk melakukan pembentukan Cabang Khusus guru madrasah Se-Provinsi Lampung sebagai wadah atau wahana bagi guru yang ada di lingkungan Kementerian Agama Provinsi Lampung.

Di awal sambutannya, Juanda menyampaikan ucapan terima kasih kepada Pengurus PGRI yang beraudiensi dan bersilaturrahim ke Kanwil Kemenag Provinsi Lampung. Dia memberikan apresiasi yang tinggi atas kunjungan tersebut karena besar manfaatnya bagi institusi Kemenag.

“Saya selaku Kakanwil bersama jajaran Bidang Penmad mengucapkan Selamat Datang di Kanwil Kemenag Provinsi Lampung dan terima kasih kepada Pengurus PGRI Provinsi Lampung yang telah bersilaturahmi dan melakukan audiensi di Kanwil Kemenag Provinsi Lampung,” tutur Juanda.

“Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Lampung memiliki 54 Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN), 24 Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN), dan 18 Madrasah Aliyah Negeri (MAN) yang ada di Provinsi Lampung. Total keseluruhan guru yang ada di Lingkungan Kanwil Kementerian Agama Provinsi Lampung berjumlah 23.192 orang dimana jumlah guru berprofesi sebagai Pegawai Negeri Sipil Negeri (PNS) berjumlah 2.864 orang,” jelas Kakanwil.

Kakanwil menyampaikan akan siap bersinergi dan mendukung segala visi, misi, dan program-program yang ada pada PGRI Provinsi Lampung dimana PGRI merupakan organisasi atau wahana perkumpulan profesi guru yang berfungsi sebagai pendidik profesional dengan tugas utama mendidik, mengajar, membimbing, mengarahkan, melatih, menilai, dan mengevaluasi peserta didik.

Kakanwil menjelaskan bahwa saat ini Kemenag terus melakukan pembenahan di bidang pendidikan agama dan keagamaan. “Suatu bangsa bisa maju tergantung pada guru yang memberikan bimbingan bagi generasi masa akan datang,” ujarnya.

Oleh karena itu, Kakanwil mengajak agar PGRI dapat bersama-sama meningkatkan kualitas guru, tenaga pendidik dan kependidikan untuk mendukung kualitas anak didik, sehingga harus ada sinergisitas antara kemendikbud dan Kemenag.

Menanggapi audiensi tersebut, Kakanwil akan melakukan pembahasan hal tersebut dengan Kepala Bidang Madrasah dan jajarannya.

Kakanwil juga memaparkan berbagai prestasi yang telah diraih Kementerian Agama dalah hal pendidikan. Banyak lulusan madrasah telah dapat bersaing, diterima di berbagai perguruan tinggi Negeri ternama.(Anggithya/Okta Kusuma Jatha/Abdul Aziz)

Berita Terkait