Pandemi Melandai, 3.198 Calon Jemaah Haji Provinsi Lampung Bakal Diberangkatkan Tahun 1443 H/2022 M

14 Mei 2022, 14:23 WIB

Lampung (Humas) --- Pasca diumumkan akan diselenggarakannya Penyelenggaraan Ibadah Haji Tahun 1443 H/2022 M oleh Pemerintah Arab Saudi, Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Agama mendapatkan alokasi kuota sebanyak 100.051 jemaah haji yang diperuntukkan untuk Provinsi Se-Indonesia.

Kepala Bidang Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Lampung, Drs. H. M. Ansori, M.H, menyebutkan ada 3.198 jemaah haji Provinsi Lampung akan diberangkatkan ke Tanah Suci Mekkah seiring dengan melandainya pandemi Covid-19 di Indonesia maupun di Arab Saudi.

“Insha Allah, Provinsi Lampung akan memberangkatkan 3.198 jemaah haji Provinsi Lampung ke Tanah Suci Mekkah seiring dengan melandainya pandemi Covid-19. Kuota yang didapatkan Provinsi Lampung ini sesuai dengan Keputusan Menteri Agama Republik Indonesia Nomor 405 Tahun 2022 tentang Kuota Haji Indonesia Tahun Tahun 1443 Hijriah/2022 Masehi,” ujarnya saat dikonfirmasi melalui sambungan telefon, Sabtu (14/5).

Pria yang sering disapa dengan Ansori ini menjelaskan bahwa kuota yang telah didapatkan oleh Provinsi Lampung diperuntukkan untuk 15 Kabupaten/Kota yang ada. Adapun rinciannya terdiri dari Kota Bandar Lampung sebanyak 787 jemaah haji, Kabupaten Lampung Selatan sebanyak 219 jemaah haji, Kabupaten Lampung Utara sebanyak 225 jemaah haji, Kabupaten Lampung Barat sebanyak 196 jemaah haji, Kabupaten Tanggamus sebanyak 157 jemaah haji, Kabupaten Tulang Bawang sebanyak 127 jemaah haji, Kabupaten Lampung Tengah sebanyak 504 jemaah haji, Kabupaten Way Kanan sebanyak 107 jemaah haji, Kabupaten Lampung Timur sebanyak 293 jemaah haji, Kota Metro sebanyak 203 jemaah haji, Kabupaten Pesawaran sebanyak 65 jemaah haji, Kabupaten Pringsewu sebanyak 123 jemaah haji, Kabupaten Tulang Bawang Barat sebanyak 106 jemaah haji, Kabupaten Mesuji sebanyak 50 jemaah haji, dan Kabupaten Pesisir Barat sebanyak 36 jemaah haji.

Menurutnya, calon jemaah haji yang akan berangkat pada Penyelenggaraan Ibadah Haji Tahun 1443 H/2022 M merupakan orang-orang yang terpilih dan sesuai dengan persyaratan yang telah ditetapkan oleh Pemerintah Arab Saudi, yaitu berusia paling tinggi 65 (enam puluh tahun lima) tahun per tanggal 8 Juli 2022 sesuai dengan urutan nomor porsi dan sudah melakukan vaksinasi Covid-19.

Pria yang pernah menjabat sebagai Kepala Subbagian Tata Usaha Kemenag Kabupaten Selatan ini mengungkapkan Selain 3.198 calon jemaah haji yang diberangkatkan itu, terdapat 644 orang sebagai cadangan beserta 16 orang petugas haji daerah (PHD) dan terdapat juga lima orang Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU).

“Berdasarkan KMA Nomor 405 Tahun 2022 total kuota Provinsi Lampung yang akan berangkat ke Tanah Suci di tengah melandainya pandemi Covid-19 sebanyak 3.219 orang calon jemaah haji,” tambahnya.

“Saya berpesan kepada seluruh calon jemaah haji Provinsi Lampung yang akan berangkat untuk mempersiapkan diri dengan sebaik-baiknya sebagai bekal dalam menjalankan ibadah haji nantinya di Tanah suci dan tidak lupa pula untuk tetap menjaga kesehatan dan mematuhi protokol kesehatan,” pesan Ansori.

“Saya juga berharap kepada seluruh CJH Provinsi Lampung dihimbau agar tidak mudah menerima informasi dan terpengaruh dengan hoaks yang beredar, misalnya ada yang menyebutkan dua tahun penyelenggaraan haji batal berangkat karena dananya untuk pembangunan IKN Nusantara,” ucapnya. Ansori.

"Dana haji aman, prudent (hati-hati), dan diinvestasikan sesuai prinsip syariah, kehati-hatian, nilai manfaat, akuntabel, dan nirlaba. Laporan keuangan tahunan BPKH (Badan Pengelolaan Keuangan Haji) juga bisa dilihat dari web BPKH.go.id. Apabila ada informasi dan berita yang beredar di masyarakat, diharapkan calon jemaah haji bisa mendatangi Kantor Kementerian Agama Kabupaten/Kota setempat. Kami siap membantu dan menjawab pertanyaan jemaah haji," tandasnya.(Anggithya/Okta Kusuma Jatha/Abdul Aziz)

Berita Terkait