Jl. P. Emir Moh. Noer No.81, Sumur Putri, Kec. Telukbetung Selatan, Kota Bandar Lampung, Lampung 35211 kemenagkotabalam01@gmail.com

Cari berita, artikel, informasi, atau layanan

Daerah

119 Penyuluh Kemenag Kota Bandar Lampung Ikuti Retreat Literasi Keuangan Syariah

Rabu, 14 Oktober 2026 • Humas Bandar Lampung
119 Penyuluh Kemenag Kota Bandar Lampung Ikuti Retreat Literasi Keuangan Syariah
Humas Bandar Lampung
Humas Bandar Lampung
Foto: Humas Bandar Lampung

Bandar Lampung (Humas) --- Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Bandar Lampung, Erwinto, didampingi Kepala Seksi Bimbingan Masyarakat Islam, M. Riswan, hadir bersama 119 Penyuluh Agama Islam dalam Retreat Penyuluh Agama Islam di Taman Wisata PKK Agro Park, Sabah Balau, Lampung Selatan, Rabu (14/10/2026).

Kegiatan tersebut diikuti lebih dari 1.000 Penyuluh Agama Islam dari kabupaten dan kota se-Provinsi Lampung. Hadir pula praktisi ekonomi syariah. Kepala kantor Kementerian Agama kabupaten dan kota se-Lampung turut diundang dalam acara tersebut.

Retreat bertema "Penguatan Literasi Keuangan Syariah dan Ekoteologi sebagai Pilar Penyuluh Agama Islam Berdampak" itu membahas investasi legal, risiko keuangan, serta ciri-ciri investasi ilegal. Rangkaian acara juga diisi dengan pembukaan 1.000 rekening saham dan penanaman pohon sebagai penerapan nilai-nilai ekoteologi.

Erwinto mengatakan penyuluh perlu memahami persoalan keuangan yang banyak ditemui masyarakat. Kedekatan dengan kelompok binaan memungkinkan informasi mengenai investasi aman menjangkau warga hingga tingkat kelurahan.

"Penyuluh sebagai pendamping masyarakat harus memahami investasi. Pengetahuan itu tidak berhenti untuk kepentingan pribadi, tetapi menjadi bekal untuk melindungi warga dari investasi ilegal dan keputusan keuangan yang keliru," kata Erwinto.

Menurut dia, pembukaan rekening saham perlu disertai pemahaman mengenai instrumen investasi dan cara bertransaksi. Pemilik rekening harus mengetahui sumber keuntungan, kemungkinan kerugian, serta lembaga yang mengawasi kegiatan tersebut.

Pengetahuan yang diperoleh selama retreat, lanjut Erwinto, akan dibawa para penyuluh ke kelompok binaan masing-masing agar masyarakat memiliki bekal sebelum mengambil keputusan keuangan.

Penanaman pohon dalam kegiatan itu menjadi bentuk penerapan ekoteologi. Penyuluh dapat memasukkan pesan mengenai tanggung jawab manusia terhadap alam dalam materi keagamaan yang disampaikan kepada masyarakat.

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Lampung, Zulkarnain, menyebut penyuluh sebagai garda terdepan Kementerian Agama. Ia meminta kinerja mereka dioptimalkan karena penyuluh bersentuhan langsung dengan persoalan keagamaan dan sosial masyarakat.

"Penyuluh adalah garda terdepan. Tingkatkan kemampuan, pahami persoalan masyarakat, dan jalankan tugas dengan sungguh-sungguh," kata Zulkarnain.

Ia juga mengingatkan penyuluh untuk menunaikan zakat dan memberi teladan kepada masyarakat. Ketika menghadapi kesulitan dalam bertugas, penyuluh diminta tetap tenang dan tidak kehilangan keyakinan.

"Tidak ada masalah yang besar karena ada Allah Yang Maha Besar," ujarnya.

Zulkarnain turut menyinggung peluang karier penyuluh. Mereka yang mempunyai kompetensi, integritas, dan kemampuan memimpin dapat diberi tanggung jawab lebih besar, termasuk menjadi Kepala Kantor Urusan Agama.

"Penyuluh yang punya kompetensi harus diberikan tempat yang layak. Kesempatan menjadi Kepala KUA sekarang terbuka, sehingga kemampuan dan kualitas kerja harus terus ditingkatkan," katanya.