Jl. Cut Mutia No.27, Gulak Galik, Kec. Tlk. Betung Utara kanwillampung@kemenag.go.id

Cari berita, artikel, informasi, atau layanan

Provinsi

MTQ Nasional XXXI Ditutup, Lampung Raih Harapan I dan II

Sabtu, 19 September 2026 Anggithya Editor: Anggithya
MTQ Nasional XXXI Ditutup, Lampung Raih Harapan I dan II
Anggithya
Anggithya
Foto: Aziz

Semarang, Kanwil Kemenag (Humas) — Kafilah Provinsi Lampung membawa pulang dua penghargaan dari Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Nasional XXXI Tahun 2026. Lampung meraih Harapan I cabang Seni Kaligrafi Al-Qur’an golongan Naskah Puteri dan Harapan II cabang Hafalan Al-Qur’an golongan 20 Juz Putera.

Hasil tersebut diumumkan pada penutupan MTQ Nasional XXXI di Lapangan Pancasila Simpang Lima, Semarang, Jawa Tengah, Sabtu (19/9/2026) malam.

Harapan I diraih Rizki Iim Fatimah dengan nilai 91,53, sedangkan Harapan II diraih Abyan Wafi Udin dengan nilai 97. Keduanya memperoleh trofi dan uang pembinaan.

Selain dua peraih penghargaan tersebut, tiga peserta Lampung mencatatkan hasil di jajaran 10 besar, yakni Khobirul Anam di posisi kedelapan Seni Kaligrafi Al-Qur’an golongan Dekorasi Putera, Muhammad Alwy Habiburrohman di posisi kesembilan Seni Baca Al-Qur’an golongan Tartil Putera, dan Annida Imro’atul Khasanah di posisi ke-10 Qira’at Al-Qur’an golongan Murattal Remaja Puteri.

Pada malam penutupan, Ketua Umum LPTQ Provinsi Lampung diwakili Sekretaris Umum LPTQ, Makmur, yang juga Kepala Bidang Penaiszawa Kanwil Kemenag Provinsi Lampung. Sementara Kakanwil Kemenag Provinsi Lampung selaku Ketua I LPTQ diwakili Kepala Bagian Tata Usaha, Yan Maradonna.


Kepala Bagian Tata Usaha Kanwil Kementerian Agama Provinsi Lampung Yan Maradonna mengapresiasi capaian dan perjuangan seluruh Kafilah Lampung.

“Alhamdulillah, Lampung membawa pulang Harapan I dan Harapan II. Kita bersyukur dan mengapresiasi seluruh peserta, pelatih, pendamping, serta semua pihak yang telah membersamai Kafilah Lampung sejak persiapan hingga selesainya MTQ,” ujar Yanmar.

Menurut Yanmar, hasil kompetisi merupakan bagian dari perjalanan kafilah. Pengalaman bertemu dan berkompetisi dengan peserta dari seluruh Indonesia juga menjadi bekal berharga bagi peserta Lampung.

Kepala Bidang Penerangan Agama Islam Kanwil Kemenag Provinsi Lampung Makmur mengatakan hasil di Semarang memberi gambaran tentang potensi Lampung di tengah persaingan nasional.

“Dua penghargaan ini kita syukuri. Pengalaman dari Semarang juga memberi gambaran kekuatan yang kita miliki dan menjadi bahan untuk melanjutkan pembinaan agar Lampung semakin siap menghadapi MTQ berikutnya,” kata Makmur.

Malam penutupan turut diikuti Yanmar bersama Wakil Ketua DWP Kanwil Kemenag Provinsi Lampung Ny. Fenny Yan Maradonna, Kabid Penais Makmur, serta Pengurus DWP Deska Makmur.


Dalam sambutannya, Menteri Agama menegaskan bahwa berakhirnya musabaqah bukan berarti berakhir pula tugas membumikan Al-Qur’an. Menag mendorong MTQ terus berkembang sebagai ekosistem pembelajaran Al-Qur’an, semakin inklusif, adaptif terhadap perkembangan teknologi, serta memberi manfaat bagi masyarakat.

MTQ Nasional XXXI menempatkan Kalimantan Timur di peringkat pertama dengan 288 poin, disusul Jawa Tengah 208 poin dan DKI Jakarta 129 poin. Aceh dan Jawa Timur bersama-sama berada di peringkat keempat, sedangkan Sumatera Utara dan Jawa Barat menempati peringkat kelima.

MTQ Nasional XXXI resmi ditutup Menteri Agama. Kalimantan Timur kembali membawa pulang piala bergilir, sementara MTQ Nasional XXXII akan digelar di Jakarta.