Mesuji, MTsN 1 (Humas) — Murid MTsN 1 Mesuji mengikuti pembelajaran Fikih dengan metode diskusi antarkelompok pada Sabtu, 17 Oktober 2026. Dalam kegiatan ini, murid menyusun pertanyaan berdasarkan materi yang telah dipelajari, kemudian menukarkan soal tersebut dengan kelompok lain untuk dijawab dan didiskusikan bersama. Metode ini diterapkan untuk mendorong keterlibatan aktif murid dalam pembelajaran sekaligus memperkuat pemahaman terhadap materi Fikih. Melalui kegiatan tersebut, murid tidak hanya menerima penjelasan dari guru, tetapi juga terlibat langsung dalam menyusun pertanyaan dan mencari jawaban.
Dalam pelaksanaannya, setiap kelompok menyusun sejumlah pertanyaan sesuai materi yang telah dipelajari. Soal yang selesai dibuat kemudian ditukar dengan kelompok lain. Setiap kelompok berdiskusi untuk menentukan jawaban, menyampaikan pendapat, dan menguji pemahaman terhadap materi pelajaran. Guru mata pelajaran Fikih MTsN 1 Mesuji, Ahmad Rokhim Sidiq, mengatakan metode tersebut membantu murid mengingat kembali materi yang telah dipelajari. “Pola belajar ini sangat penting untuk mendidik murid agar terus mengingat pelajaran yang telah dipelajari,” kata Ahmad Rokhim Sidiq.
Selain memperkuat pemahaman, kegiatan ini melatih murid bekerja sama, berpikir kritis, menyampaikan pendapat, dan menghargai pandangan teman. Diskusi antarkelompok juga memberi kesempatan kepada murid untuk belajar menyelesaikan persoalan secara bersama-sama. Melalui metode diskusi dan tukar soal, pembelajaran Fikih diharapkan berlangsung lebih interaktif. Murid pun dapat mengasah kemampuan memahami materi sekaligus membangun keterampilan berdiskusi selama proses pembelajaran. (AWidadty)